Ada Penjual 'Milo Hulk' dan Fotografer Cantik di Sekolah HighScope

Kompas.com - 09/05/2018, 18:41 WIB
Salah satu gerai jual siswa dalam kegiatan Business Day yang diadakan Sekolah HighScope Indonesia, 8 - 9 Mei 2018 menjadi salah satu upaya menumbuhkan semangat kewirausahaan.Dok. Kompas.com Salah satu gerai jual siswa dalam kegiatan Business Day yang diadakan Sekolah HighScope Indonesia, 8 - 9 Mei 2018 menjadi salah satu upaya menumbuhkan semangat kewirausahaan.

KOMPAS.com - Ada yang berbeda dengan ruang dan selasar kelas di Sekolah HighScope Indonesia (SHI). Selama 2 hari, 8 - 9 Mei 2018, SHI menggelar rangkaian kegiatan 'Business Day ' guna melahirkan entrepreneur tangguh dan pemimpin yang beretika.

Di salah satu sudut ruang kelas 3 dan 4 SD, Mai, Jennifer dan Ayeesha terlihat antusias melayani pembeli yang berasal dari teman siswa lain dan juga orangtua yang hadir. 

Meski sederhana, menggabungkan ide antara trend kuliner "Milo" dan juga "Avanger" memperlihatkan kejelian mereka dalam menciptakan brand untuk produk mereka. Seolah kita lupa, yang mengerjakan ternyata masih siswa di jenjang SD.

Sedangkan di sudut kelas yang lain, Fanny dan Keira membidik jenis bisnis yang 'tidak biasa' dibandingkan teman yang lain. Bila siswa lain banyak mengambil produk kuliner, Fanny dan Keira dengan 'cerdik' mengambil segmen tidak biasa.

Jasa fotografi lengkap dengan latar belakang foto bertema 'Zooland'.  Sebuah istilah yang baru akan dipahami oleh orang dewasa saat bicara tentang 'blue ocean' dan 'red ocean' atau bagaimana mencari produk unik diantara persaingan yang sulit. 

Baca juga :Hardiknas, Ki Hadjar dan Perilaku Orangtua Hadapi "Technoference" Revolusi

Bermodalkan kamera polaroid Fanny dan Keira saling berbagi tugas. Fanny sebagai fotografer dan Keira yang menjadi pengarah gayanya. Mereka memasang tarif 20 ribu rupiah untuk sekali foto. 

Salah satu gerai jual kreatif di mana para siswa SHI mengembangkan semangat entrepreneurship.Dok. Kompas.com Salah satu gerai jual kreatif di mana para siswa SHI mengembangkan semangat entrepreneurship.

Itulah salah satu sisi kegiatan 'Business Day' yang diadakan SHI. Kegiatan memiliki keunikan tersendiri.

Untuk kelas K (Kindergarten atau setara TK) dan kelas 1 SD titik berat lebih kepada jual beli. Sedangkan untuk kelas 2 dan 3 SD anak mulai diberi pemahaman untuk bisa mendapatkan keuntungan dari aktifitas jual beli yang mereka lakukan.

Sedangkan bagi siswa kelas 4-5, mereka mulai diajak untuk memikirkan bagaimana strategi terbaik untuk memaksimalkan keuntungan.

Jacob yang ditemui Kompas.com menceritakan dengan dengan antusias bagaimana dia mempersiapkan produknya untuk business day kali ini. Mulai dari berbelanja produk, mendesain kemasan hingga strategi penjualan.

Di tangan Jacob, Jeruk Mandarin Sunkist 'biasa' diolah dengan kemasan kain kelambu, dipasang pita emas dan diberi merek 'Allien Orange' dan berhasil dijual 10 ribu rupiah tiap paketnya. 

"Dari penjualan itu, aku berhasil mendapatkan keuntungan bersih 291 ribu rupiah," cerita Jacob bangga.

Halaman:


Terkini Lainnya

Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Internasional
Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Nasional
Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Nasional
Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Megapolitan
Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Regional
Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Nasional
Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Megapolitan
Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Regional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

Internasional
MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

Nasional
Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Regional
Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Regional
[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

Megapolitan
Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Regional
Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 62,6 Persen

Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 62,6 Persen

Megapolitan

Close Ads X