Mahasiswa UGM Bikin Kukis yang Berpotensi Cegah Tumor dan Kanker

Kompas.com - 09/07/2018, 15:20 WIB
Coodasi cookies yang terbuat dengan bahan tambahan bubuk daun sirsak. Dok. Coodasi CookiesCoodasi cookies yang terbuat dengan bahan tambahan bubuk daun sirsak.

JAKARTA, KOMPAS.com - Empat mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menciptakan biskuit atau cookies dengan bahan tambahan bubuk daun sirsak yang berpotensi mencegah penyakit tumor dan kanker.

Keempat mahasiswa tersebut adalah Diah Ayu W, Athaya Shafiyya, Muhammad Haidar I., dan Ayu Sundari yang berasal dari beberapa fakultas.

Proses penelitian dalam pembuatan cookies ini di bawah bimbingan dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM, Fiametta Ayu Purwandari, S.TP., M.Sc.

Kue kering tersebut berpotensi mencegah penyakit tumor dan kanker karena daun sirsak memiliki kandungan antioksidan dan acetogenin (zat anti kanker).

Ide pembuatan kue kering

Ide pembuatan kue kering ini berawal dari keprihatinan terhadap pola hidup masyarakat modern yang senang mengonsumsi makanan instan.

"Awalnya kami melihat bahwa masyarakat Indonesia era sekarang ini mulai dari anak-anak sampai dewasa mempunyai kecenderungan yang tinggi untuk mengonsumsi junk food dan makanan instan yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan di dalam tubuh kita. Tanpa disadari, konsumsi makanan tidak sehat itu dapat memicu radikal bebas dalam tubuh, sehingga dalam jangka panjang dapat memicu zat-zat karsinogenik yang menimbulkan penyakit tumor dan kanker. Melihat fenomena tersebut, kami berpikir untuk mencari alternatif untuk pencegahan kanker dan tumor sedini mungkin," kata Diah kepada Kompas.com, Senin (9/7/2018).

Baca juga: Yokawan, Permainan yang Terinspirasi Jumanji Karya 5 Mahasiswi IPB

"Akhirnya, kami menemukannya di daun sirsak. Kemudian, berpikir untuk menciptakan produk cookies yang mana banyak disukai oleh semua orang segala usia dengan tambahan bubuk daun sirsak sebagai nilai fungsional berpotensi untuk pencegahan tumor dan kanker," lanjut dia.

Pengembangan ide pembuatan makanan ini didukung oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) melalui Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) sebagai salah satu tim yang lolos PKM-K.

 

[COODASI : COOKIES SEHAT DAUN SIRSAK SUDAH OPEN PRE-ORDER 26-30 JUNI 2018] . Haloo Fellas! ???????????? Kami datang membawa kabar gembira nih! Akhirnya kami Open Pre Order LAGI! Waahh pasti sudah kangen banget yaa buat nyobain Coodasi ini????? . Terdapat 3 varian rasa yang ditawarkan yaitu original, coklat, dan pandan. Kami juga menjual dengan 3 kemasan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu????????at last!???? Tenang, untuk harganya sudah disesuaikan dengan kantong kamu???? . 1. COOMIS (Coodasi Ekonomis) Coodasi dengan kemasan ekonomis 20 gram yang berisi 3 cookies dengan harga hanya Rp2.000 saja loh!???????????????? Coomis ini cocok untuk kamu yang pengen nyemil cantik dikos, untuk temen belajar, dan mudah untuk dibawa kemana-mana???? 2. COONYANG (Coodasi Kenyang) Coodasi dengan kemasan medium 60 gram yang berisi 9 cookies dengan harga Rp5.000 saja!???????????? Coonyang ini cocok banget buat kamu yang lagi kelaparan tapi gak mau makan berat???? dan cocok banget buat dibagi bersama teman-teman kamu ketika main/garap laporan/rapat???? 3. COOTUPAT (Coodasi Ketupat) Coodasi dengan kemasan toples 250 gram, harganya cuma Rp25.000 aja loh!? Kemasan toples ini cocok banget buat nemenin kamu nggerjain tugas/laporan nih, bisa buat menjamu tamu, dan pastinya karna udah deket sama Idul Fitri, cocok banget buat isi meja tamu! Apalagi buat oleh-oleh pas pulang kampung untuk keluarga tercinta, wagelaseh???? . Untuk sajian perkemasan mix diberi rasa original, pandan, dan coklat seperti pada gambar. Tapi untuk kamu yang ingin mencoba rasa tertentu saja bisa dilakukan by request kok???? . Yuk! Tunggu apalagi??????????? Bisa langsung order ke : Whatsapp : 089512090385 Line : @ixy2759l Instagram : @fantasticoodasi

A post shared by coodasi (@fantasticoodasi) on Jun 26, 2018 at 2:03am PDT

Proses pembuatan biskuit

Daun sirsak yang digunakan sebagai bahan tambahan di biskuit ini diolah menjadi bubuk.

Pengolahan bubuk daun sirsak dilakukan sendiri oleh keempat mahasiswa ini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Skor PISA 2018, Ari Widowati: 'Alarm Keras' untuk Segera Lakukan Perubahan

Skor PISA 2018, Ari Widowati: "Alarm Keras" untuk Segera Lakukan Perubahan

Edukasi
10 Tanggapan 'Mas Menteri' Soal 'Rapor Merah' Skor PISA Indonesia

10 Tanggapan "Mas Menteri" Soal "Rapor Merah" Skor PISA Indonesia

Edukasi
Skor PISA Melorot, Disparitas dan Mutu Guru Penyebab Utama

Skor PISA Melorot, Disparitas dan Mutu Guru Penyebab Utama

Edukasi
Soal Skor PISA 2018, Mendikbud Nadiem: Tidak Perlu Dikemas agar Jadi Berita Positif

Soal Skor PISA 2018, Mendikbud Nadiem: Tidak Perlu Dikemas agar Jadi Berita Positif

Edukasi
Skor PISA 2018: Peringkat Lengkap Sains Siswa di 78 Negara, Ini Posisi Indonesia

Skor PISA 2018: Peringkat Lengkap Sains Siswa di 78 Negara, Ini Posisi Indonesia

Edukasi
Skor PISA 2018: Daftar Peringkat Kemampuan Matematika, Berapa Rapor Indonesia?

Skor PISA 2018: Daftar Peringkat Kemampuan Matematika, Berapa Rapor Indonesia?

Edukasi
Daftar Lengkap Skor PISA 2018: Kemampuan Baca, Berapa Skor Indonesia?

Daftar Lengkap Skor PISA 2018: Kemampuan Baca, Berapa Skor Indonesia?

Edukasi
Data Scientist Indonesia Masih Langka, Ini Kemampuan yang Wajib Dimiliki

Data Scientist Indonesia Masih Langka, Ini Kemampuan yang Wajib Dimiliki

Edukasi
Universitas dan Industri Perlu Berkolaborasi Aktif Siapkan SDM

Universitas dan Industri Perlu Berkolaborasi Aktif Siapkan SDM

Edukasi
ITB Juara 'Huawei ‘ICT Competition 2019-2020' Tingkat Nasional

ITB Juara "Huawei ‘ICT Competition 2019-2020" Tingkat Nasional

Edukasi
Mengawal Mutu Pendidikan Tanpa Mengorbankan Kemerdekaan Belajar

Mengawal Mutu Pendidikan Tanpa Mengorbankan Kemerdekaan Belajar

Edukasi
Eksistensi Platform Indonesiana, Saat Ini dan Masa Mendatang

Eksistensi Platform Indonesiana, Saat Ini dan Masa Mendatang

Edukasi
Suka K-Pop? Jurusan Sastra Korea Mungkin Cocok buat Kamu, Ini Penjelasannya

Suka K-Pop? Jurusan Sastra Korea Mungkin Cocok buat Kamu, Ini Penjelasannya

Edukasi
Hari Disabilitas, Atma Jaya: Mendorong Indonesia Ramah Disabilitas

Hari Disabilitas, Atma Jaya: Mendorong Indonesia Ramah Disabilitas

Edukasi
Soal Wacana Tiga Hari Sekolah, Bukik Setiawan: Hari Sekolah Bukan Esensi

Soal Wacana Tiga Hari Sekolah, Bukik Setiawan: Hari Sekolah Bukan Esensi

Edukasi
Close Ads X