Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Kompas.com - 15/08/2018, 23:29 WIB
Ilustrasi thinkstockphotosIlustrasi

3. Memenuhi kebutuhan anak

Pemenuhan kebutuhan anak sangat penting sehingga anak tidak terfokus pada keinginannya terus menerus dan dapat termotivasi untuk belajar.

Misal, saat anak minta uang untuk membayar SPP sekolah maka orangtua bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan cara yang baik, seperti ”Adik bantu ayah berdoa sama Tuhan ya biar diberi uang dan bisa buat bayar sekolah adik besok.”

Secara tidak langsung selain kebutuhan belajar tercukupi, dari sisi aspek spiritual anak telah diajari untuk berkomunikasi dengan Tuhan dan mengetahui makna bahwa segala seuatu yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan meminta kepada Tuhan.

4. Mengajukan pertanyaan harian

Pertanyaan harian yang dimaksud di sini menggantikan bukan instruksi untuk belajar. Pertanyaan yang dapat diajukan diantaranya; Sudah belajar belum hari ini? Apakah PR sudah dikerjakan belum?

Pertanyaan-pertanyaan seperti inilah perlu diterapkan untuk merangsang kesadaran anak belajar dan berlatih jujur. Sebab jika orangtua menyuruh belajar secara langsung maka anak akan malas.

Pertanyaan-pertanyaan ini bisa digunakan sebagai cara yang efektif untuk membuat anak belajar dengan sendirinya.

5. Memberi pemahaman makna belajar

Jelaskan kepada anak bahwa esensi belajar adalah untuk meningkatkan potensi dalam hidupnya kelak. Sedangkan makna belajar seseungguhnya sebagai sarana memudahkan dia dalam mencapai sesuatu yang diinginkan.

Orangtua juga dapat menceritakan keberhasilan orang atau tokoh yang diperoleh karena ketekunan dalam belajar. Kisahkan pula tentang orang-orang gagal karena tidak mau belajar.

Dari sinilah anak menjadi tahu apa yang harus dilakukan dalam hidupnya, terlebih untuk mewujudkan masa depannya.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X