UGM Mewisuda 1.850 Lulusan Sarjana dan Diploma - Kompas.com

UGM Mewisuda 1.850 Lulusan Sarjana dan Diploma

Kompas.com - 30/08/2018, 22:38 WIB
Rektor Universitas Gadjah Mada Prof Panut Mulyono mewisuda 1.850 lulusan sarjana dan diploma (30/8/2018).Dok. UGM Rektor Universitas Gadjah Mada Prof Panut Mulyono mewisuda 1.850 lulusan sarjana dan diploma (30/8/2018).

KOMPAS.com - Rektor Universitas Gadjah Mada Prof Panut Mulyono mewisuda 1.850 lulusan sarjana dan diploma yang terdiri dari 1.209 lulusan program sarjana dan 641 lulusan program diploma, Kamis (30/8/2018), di Grha Sabha Pramana UGM.

Masa studi rata-rata untuk wisudawan program sarjana adalah 4 tahun 4 bulan dengan waktu studi tersingkat diraih oleh Paxia Novarin dari Prodi Hubungan Internasional, Fisipol, dalam waktu 3 tahun 3 bulan 13 hari.

Sedangkan masa studi rata-rata untuk program diploma adalah 4 tahun 2 bulan dengan waktu studi tersingkat diraih oleh Erwin Darmawan dari Prodi D3 Metrologi dan Intrumentasi, Sekolah Vokasi, yang lulus dalam waktu 2 tahun 8 bulan 2 hari.

1. Lulusan berprestasi

DIlansir dari laman resmi UGM, lulusan termuda program sarjana diraih Nadia Fauzia Rahmah dari Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, menyelesaikan studi sarjananya pada usia 19 tahun 6 bulan 23 hari. Sedangkan program diploma, lulusan termuda diraih Alda Tri Maharani dari Prodi D3 Pariwisata, Sekolah Vokasi, menyelesaikan studi usia 19 tahun 3 bulan 19 hari.

Baca juga: UGM: Membumikan Pancasila di Generasi Muda Indonesia

Lulusan program sarjana peraih indeks prestasi kumulatif tertinggi adalah Afrizal Luthfi Anggara dari Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, lulus dengan IPK 3,99. Sedangkan IPK tertinggi diploma diraih Lathifa Rahmah dari Prodi D3 Bahasa Korea, Sekolah Vokasi, lulus dengan IPK 3,98.

Rektor UGM dalam pidato sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang berhasil menyelesaikan pendidikannya di UGM. “Selamat juga kepada orang tua serta dosen-dosen yang telah senantiasa mendampingi dan membimbing anak didik kita untuk menjadi insan-insan yang berguna bagi masyarakat,” kata Rektor.

2. Lulusan diimbau kerja keras dan berinovasi

Rektor menambahkan pendidikan yang telah ditempuh di UGM merupakan langkah awal dari perjalanan panjang yang akan ditempuh para alumni untuk berkecimpung di masyarakat, bangsa dan negara. 

Dalam kesempatan tersebut, Rektor mengajak para lulusan baru UGM untuk senantiasa bekerja lebih keras menyongsong revolusi industri 4.0, saat Indonesia ditargetkan bisa menjadi negara maju pada tahun 2045, atau tepat seabad sejak kemerdekaan.

“Untuk mencapai target tersebut sudah selayaknya kita bekerja lebih keras, berinovasi, dan mengubah perspektif pembangunan nasional yang tak lagi berbasis sumber daya alam semata,” katanya.

3. Kelulusan menjadi titik balik kehidupan

Di usia 73 tahun sejak merdeka, kata Rektor, bangsa Indonesia harus terus mengejar ketertinggalan dari bangsa-bangsa lain yang mampu berlari lebih cepat dalam menggapai kemajuan. “Kita harus optimis bisa berdiri sejajar dengan negara-negara maju lainnya di dunia,” katanya.

Jumaroh, salah satu wisudawan yang berasal dari Prodi D3 Agroindustri, Sekolah Vokasi, mengatakan prosesi wisuda yang ia ikuti hari ini merupakan bagian dari titik balik baginya untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

“Mulai hari ini, esok dan lusa, kita harus mengukir sejarah sebagai seorang individu, keluarga dan seorang rakyat. Doakan kami dalam menjalani kehidupan selalu berada di jalan yang lurus, selalu tunduk kepada Tuhan dan berpihak kepada kebenaran,” katanya.


Terkini Lainnya

Cerita Ayah yang Anaknya Tewas Tersetrum di Kandang Ayam Saat Kejar Layang-layang

Cerita Ayah yang Anaknya Tewas Tersetrum di Kandang Ayam Saat Kejar Layang-layang

Regional
Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek Sepanjang Hari Ini

Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek Sepanjang Hari Ini

Megapolitan
5 Inovasi Pendidikan Tinggi untuk Hasilkan Lulusan di Industri 4.0

5 Inovasi Pendidikan Tinggi untuk Hasilkan Lulusan di Industri 4.0

Edukasi
Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Megapolitan
Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Regional
Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Megapolitan
BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

Megapolitan
Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Nasional
Ada Fenomena 'Supermoon', BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Ada Fenomena "Supermoon", BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Regional
Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Nasional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

Megapolitan
Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Regional
Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Nasional
Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Regional
Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional

Close Ads X