Kompas.com - 04/10/2018, 21:46 WIB
Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar ajang K-Food Campus Festival 2018 yang berlangsung 3-4 Oktober 2018. Dok. Kompas.comUniversitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar ajang K-Food Campus Festival 2018 yang berlangsung 3-4 Oktober 2018.

KOMPAS.com - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar ajang "K-Food Campus Festival 2018" yang berlangsung 3-4 Oktober 2018. 

Dalam ajang ini, UMN menggelar beragam acara diantaranya; Korean Food Contest, Giant Bibimbap Performance and Tasting, K-Pop Coverdance, Korean Food Demo Cooking, Korean Traditional Game, Quiz Competition dan Korean Traditional Performance.

Dalam kesempatan tersebut, Duta Duta Besar Korea untuk Indonesia Mr. Kim Chang-Beom selaku dalam akan hadir juga dalam UMN K-Food Campus Festival 2018 

Dari K-Pop ke K-Business

Dalam sambutannya, Kim Chang-Beom menyampaikan bahwa Indonesia telah mengenal budaya Korea melalui beragam aspek. "Awalnya melalui K-Drama kemudian berkembang masuk melalui K-Pop. Dari situ orang Indonesia juga mengenal kuliner Korea," jelasnya.

Baca juga: Di Garis Depan Industri 4.0, UMN Resmikan Lab Artificial Intelligence

Pendekatan budaya ini kemudian makin meluas masuk dalam "K-Business" salah satu di antaranya K-Beauty di mana industri kecantikan Korea mulai masuk, demikian pula dengan K-Food, ujar Kim Chang-Beom.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"K-Wave ini membawa pertumbuhan ekonomi Korea turut naik. Hal ini membuat pertumbuhan popularitas brand-brand di Korea ikut meningkat. Ini membuat produk-produk marketing Korea menjadi global, mendunia," ungkap Duta Besar Korea.

Mitra strategis spesial

Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar ajang K-Food Campus Festival 2018 yang berlangsung 3-4 Oktober 2018. Dok. Kompas.com Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar ajang K-Food Campus Festival 2018 yang berlangsung 3-4 Oktober 2018.

Kepada Kompas.com Kim Chang-Beom menyampaikan, kunjungan balasan bilateral kedua negara antara Presiden Indonesia Joko Widodo dan Presiden Korea Moon Jae-In meningkatkan hubungan dari 'strategic patner' menjadi 'special strategic patners'.

Salah satunya terjalin melalui bidang pendidikan di UMN ini. "Saat ini ada 40 siswa Korea yang belajar Bahasa Indonesia di UMN. Sebaliknya, ada 40 siswa Indonesia yang belajar Bahasa Korea di UMN," papar Kim Chang-Beom yang juga menyukai kuliner Indonesia seperti ayam goreng dan sop buntut.

Secara lebih umum, saat ini ada 1.340 pelajar Indonesia yang belajar di Korea dan ada sekitar 1.000 siswa Korea sedang mengambil pendidikan di Indonesia, kata Kim Chang-Beom saat menjelaskan kerjasama pendidikan bilateral kedua negara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.