PAUD Diimbau Tidak Tuntut Anak Menguasai Calistung

Kompas.com - 07/01/2019, 22:28 WIB
Ilustrasi anak membaca bukuKOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI Ilustrasi anak membaca buku

KOMPAS.com -  Orangtua dan guru di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dihimbau agar tidak memuntut anaknya untuk mampu menguasai kemampuan membaca menulis dan berhitung (calistung) agar diterima di SD favorit.

Sebaiknya, guru PAUD dan orangtua harus memfasilitasi anak-anak agar tumbuh dan berkembang dengan baik, tanpa harus tergesa-gesa agar dianggap hebat.

“Mendidik anak ibarat menanam pohon, kebanyakan air dan pupuk justru tidak baik," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, dalam Dialog Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Keluarga Tahun 2018 di Bandung (7/12/2018)

DIlansir dari forum Sahabat Keluarga Kemendikbud, Muhadjir juga mengingatkan bahwa dunia anak adalah dunia bermain, dan anak belajar melalui bermain.

Apalagi saat ini, tambah Muhadjir, penerimaan peserta didik baru, baik di sekolah dasar, SMP, dan SMA berdasarkan zonasi. Bahkan sejak lama untuk penerimaan siswa baru di sekolah dasar tidak boleh dilakukan melalui tes, baik tes kemampuan calistung maupun bentuk tes lainnya.

Baca juga: Bolehkah Calistung Diajarkan di TK? Ini Aturannya

“Kriteria seleksinya hanya pada usia anak dan jarak tempat tinggal dengan sekolah. Kompetensi calistung secara formal akan diajarkan saat anak duduk di bangku SD, “tegas Muhadjir.

Dialog nasional tersebut mengangkat tema “Mewujudkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Berkualitas, Inklusif dan Berkesetaraan”. Hadir dalam dialog tersebut antara lain pegiat, pemerhati, akademisi, pelaku serta pengambil kebijakan untuk berbagi pengalaman baik dan ide tentang PAUD dan pendidikan keluarga.

Selain itu, juga juga diselenggarakan acara Workshop penyelenggaraan PAUD dan Pendidikan Keluarga di masa depan. Sejumlah topik yang diangkat antara lain pencegahan gagal tumbuh (stunting) melalui PAUD Holistik Integratif; keterlibatan orang tua dalam pengawasan perkembangan anak usia dini.

Menurut Dirjen PAUD dan Dikmas, Harris Iskandar, dialog tersebut bertujuan melakukan evaluasi terhadap berbagai kebijakan serta mendiskusikan peluang dan tantangan untuk menghadirkan layanan PAUD dan pendidikan keluarga berkualitas.

Pada kegiatan yang diselenggarakan selama tiga hari juga akan dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait Pembangunan dan Pemberdayaan Desa, Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi dalam Bidang Pendidikan dan Kebudayaan.



Terkini Lainnya

Hendak Menyalakan Lampu, Jumli Kaget Meteran Listrik Raib Dicuri

Hendak Menyalakan Lampu, Jumli Kaget Meteran Listrik Raib Dicuri

Regional
Dengar Kesaksian Para Saksi, TKN Nilai Gugatan 02 Sulit Dikabulkan MK

Dengar Kesaksian Para Saksi, TKN Nilai Gugatan 02 Sulit Dikabulkan MK

Nasional
Pria Ini Dorong Istrinya yang Tengah Hamil dari Tebing di Thailand

Pria Ini Dorong Istrinya yang Tengah Hamil dari Tebing di Thailand

Internasional
Gunakan Alamat Sama, Disdik Jabar Panggil Orangtua Pendaftar PPDB 2019

Gunakan Alamat Sama, Disdik Jabar Panggil Orangtua Pendaftar PPDB 2019

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Otto dan Maqdir Bukan Kuasa Hukum Sjamsul Nursalim Terkait Kasus Pidana BLBI

Otto dan Maqdir Bukan Kuasa Hukum Sjamsul Nursalim Terkait Kasus Pidana BLBI

Nasional
Presiden China Berangkat ke Korut untuk Bertemu Kim Jong Un

Presiden China Berangkat ke Korut untuk Bertemu Kim Jong Un

Internasional
Minta Dipekerjakan sebagai Sopir dan Operator, Warga Hentikan Proyek Tol Aceh

Minta Dipekerjakan sebagai Sopir dan Operator, Warga Hentikan Proyek Tol Aceh

Regional
Jokowi Bertolak ke Surabaya, Kondangan hingga Bagikan Sertifikat

Jokowi Bertolak ke Surabaya, Kondangan hingga Bagikan Sertifikat

Nasional
Sidang MK Hari Ini, KPU Akan Hadirkan 15 Saksi dan 2 Ahli

Sidang MK Hari Ini, KPU Akan Hadirkan 15 Saksi dan 2 Ahli

Nasional
Ahli Prabowo-Sandi Sebut Ada 27 Juta 'Ghost Voters' Dalam Pemilu 2019

Ahli Prabowo-Sandi Sebut Ada 27 Juta 'Ghost Voters' Dalam Pemilu 2019

Nasional
Demi Sekolah, Anak-anak di Pedalaman Flores Harus Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai

Demi Sekolah, Anak-anak di Pedalaman Flores Harus Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai

Regional
Ahli 02: Di Situng, Suara Prabowo-Sandi Turun, Jokowi-Ma'ruf Selalu Naik

Ahli 02: Di Situng, Suara Prabowo-Sandi Turun, Jokowi-Ma'ruf Selalu Naik

Nasional
Gempa 6,3 SR Guncang Sarmi Papua, Warga Sempat Panik Keluar Rumah

Gempa 6,3 SR Guncang Sarmi Papua, Warga Sempat Panik Keluar Rumah

Regional
Kejanggalan PPDB 2019 di Bandung, 8 Siswa Pendaftar SMA Favorit Beralamat Sama

Kejanggalan PPDB 2019 di Bandung, 8 Siswa Pendaftar SMA Favorit Beralamat Sama

Regional

Close Ads X