Gelar Wisuda, IPB Perkuat Konsep Argo Maritim 4.0

Kompas.com - 20/01/2019, 21:29 WIB
Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali menggelar upacara wisuda, (16/1/2019) di Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga, Bogor. Dok. Humas IPBInstitut Pertanian Bogor (IPB) kembali menggelar upacara wisuda, (16/1/2019) di Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga, Bogor.

KOMPAS.com - Institut Pertanian Bogor ( IPB) kembali menggelar upacara wisuda di Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga, Bogor (16/1/2019). 

Pada Wisuda dan Penyerahan Ijazah Tahap IV Tahun Akademik 2018/2019 ini, IPB menyerahkan ijazah kepada 775 orang lulusan, terdiri dari 94 lulusan Program Diploma I Sekolah Vokasi, 35 lulusan Program Diploma III Sekolah Vokasi, 464 lulusan program Sarjana, 24 lulusan program Pendidikan Profesi Dokter Hewan, 131 lulusan program Magister, dan 27 lulusan program Doktor.

Hingga wisuda pada tahap ini, IPB telah memiliki 157.313 alumni.

Tantangan pendidikan tinggi

“Alhamdulillah, tidak terasa kita sudah memasuki tahun 2019. Semoga IPB dapat memegang teguh Rencana Jangka Panjang yakni menjadi kampus techno-socio enterpreneur,” tutur Rektor IPB, Arif Satria dikutip dari laman resmi IPB.

Baca juga: IPB Siapkan Relawan Trauma Healing Korban Tsunami Banten

Lebih lanjut, Arif Satria menjelaskan, terdapat dua tantangan yang menjadi perhatian utama saat ini.

Pertama, masyarakat global tengah dihadapkan pada permasalahan krisis pangan, energi, dan lingkungan hidup, yang kemudian berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia.

Kedua, saat ini masyarakat global tengah berada dalam era Revolusi Industri 4.0. Sejumlah konsekuensi perkembangan teknologi 4.0 telah mengubah banyak tatanan lama yang telah mapan.

Konsep argo-maritim 4.0

Rektor menambahkan, IPB semakin menegaskan perannya dalam pembangunan nasional melalui peluncuran konsep Agro-Maritim 4.0.

Konsep tersebut bertujuan merespon tantangan pembangunan berkelanjutan dan revolusi industri 4.0 di bidang pertanian dalam arti luas.

Konsep Agro-Maritim 4.0 hadir untuk mengatasi masalah-masalah diskonektivitas pembangunan agro-maritim, degradasi lingkungan dan sumber daya alam, rendahnya kesejahteraan masyarakat, kerawanan pangan, rendahnya kontribusi sektor agro-maritim terhadap pertumbuhan ekonomi, dan ketimpangan pembangunan antarwilayah di Indonesia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemendikbud Buka Lowongan Magang Mahasiswa, Ini Posisi dan Syarat

Kemendikbud Buka Lowongan Magang Mahasiswa, Ini Posisi dan Syarat

Edu
[POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

[POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

Edu
Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

Edu
4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang 'Engineering-Technology' QS WUR 2021

4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang "Engineering-Technology" QS WUR 2021

Edu
Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

Edu
Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

Edu
I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

Edu
Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

Edu
Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

Edukasi
Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

Edu
30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

Edu
'Overheard Jakarta', Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

"Overheard Jakarta", Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

Edukasi
Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

Edukasi
Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

Edu
Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

Edu
Close Ads X