Program Beasiswa Bidikmisi Akan Segera Dibuka, Ini Cara Daftarnya

Kompas.com - 29/01/2019, 17:27 WIB
Dalam rangka membina siswa SMA berprestasi menjadi generasi cerdas, kompetitif dan berkarakter, Kemendikbud melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah menyelenggarakan kegiatan Apresiasi Siswa Berprestasi (ASB) yang berlangsung 13-16 Desember 2018 di Jakarta. Dok. Direktorat PSMADalam rangka membina siswa SMA berprestasi menjadi generasi cerdas, kompetitif dan berkarakter, Kemendikbud melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah menyelenggarakan kegiatan Apresiasi Siswa Berprestasi (ASB) yang berlangsung 13-16 Desember 2018 di Jakarta.
Penulis Mela Arnani
|
Editor Bayu Galih

Pendaftaran program beasiswa Bidikmisi bagi siswa dibedakan menjadi dua, yaitu siswa penerima KIP dan siswa bukan penerima KIP.

Siswa penerima KIP dapat langsung melakukan pendaftaran secara mandiri pada laman LTMPT atau Bidikmisi. Sedangkan, siswa bukan penerima KIP mendaftarkan diri ke sekolah masing-masing untuk mendapatkan rekomendasi.

2. Pihak sekolah yang telah memiliki kode akses sekolah, maka dapat langsung merekomendaasikan masing-masing siswa tersebut melalui laman Bidikmisi menggunakan NPSN dan NISN. 

Sementara, untuk sekolah yang belum memiliki kode akses sekolah, maka dapat mendaftarkan diri sebagai institusi pemberi rekomendasi ke laman Bidikmisi.

3. Setelah itu, Ditjen Belmawa Kementerian Riset Dikti akan memverifikasi pendaftaran sekolah dan mengeluarkan kode akses sekolah selama 1 x 24 jam pada hari dan jam kerja.

4. Setelah mendapatkan kode akses sekolah, maka pihak sekolah memberikan nomor pendaftaram dan kode akses kepada siswa yang sudah direkomendasikan.

5. Kemudian siswa mendaftar melalui laman Bidikmisi dan menyelesaikan semua tahapan dalam sistem pendaftaran.

Bagi calon mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi yang telah dinyatakan diterima di perguruan tinggi, maka akan dilakukan verifikasi lebih lanjut dan penetapan kelayakan mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi oleh perguruan tinggi dengan mempertimbangkan dokumen pendukung.

Jangka waktu

Penerima beasiswa Bidikmisi diberikan jangka waktu tertentu, yaitu maksimal delapan semester untuk program sarjana.

Sementara, untuk program profesi dibedakan menjadi, profesi dokter (maksimal empat semester), dokter gigi (maksimal empat semester), dokter hewan (maksimal empat semester), ners (maksimal dua semester), dan apoteker (maksimal dua semester).

2. Jalur PMDK-PN, UMPN, dan Mandiri

Jalur penerimaan beasiswa Bidikmisi ini tetap diberikan kepada siswa SMA atau sederajat yang mempunyai potensi akademik bagus, namun mempunyai keterbatasan ekonomi.

Keterbatasan ekonomi tersebut dibuktikan sama dengan jalur SNMPTN atau SBMPTN.

Pada jalur ini, penerima beasiswa Bidikmisi akan diberikan beberapa fasilitas, seperti

Siswa mendapatkan penggantian biaya kedatangan pertama untuk pendaftar beasiswa Bidikmisi yang ditetapkan sebagai penerima beasiswa Bidikmisi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Siswa diberikan pembebasan biaya pendidikan yang dibayarkan ke perguruan tinggi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X