10 Negara Kemampuan Kompetitif Global Terbaik, Posisi Indonesia Naik

Kompas.com - 06/02/2019, 10:46 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

KOMPAS.com - World Economic Forum (WEF) merilis hasil penelitian Global Talent Competitiveness Index (5/2/2019) pemeringkatan negara dengan kemampuan atau talenta untuk berkompitisi secara global.

Pemeringkatan ini disusun berdasarkan pada negara-negara ekonomi terbuka dengan penekanan kuat pada pendidikan. Inovasi dan dampak bakat dari lulusan negara ini dipandang memiliki kinerja sangat baik.

10 negara dengan kemampuan bersaing global

Berikut 10 negara dengan kemampuan lulusan yang mampu bersaing secara baik di tingkat global:

1. Swiss

2. Singapura

3. Amerika Serikat

Baca juga: Menggedor Potensi Wirausaha Generasi Milenial

4. Norwegia

5. Denmark

6. Finlandia

7. Swedia

8. Belanda

9. Inggris

10. Luksemburg

Swiss beberapa kali menduduki peringkat teratas.  Negara ini memiliki indeks tertinggi dalam bakat dan aspek keterampilan dengan akses  sangat baik pengembangan kemampuan kewirausahaan

Swiss juga memimpin hasil penelitian GTCI dalam pembelajaran seumur hidup dan berkelanjutan, serta mudahnya lulusan dalam memperoleh pekerjaan. Singapura menempati posisi kedua sebagai wakil Asia dengan indeks bakat dan skor keterampilan yang sangat tinggi.

Dengan peringkat tinggi dalam pendidikan, pembelajaran seumur hidup, dan peluang pertumbuhan, Belanda dapat bergerak naik jika melakukan lebih banyak hal untuk menarik bakat. 

Data menarik adalah, semua negara yang masuk dalam negara terbaik ini memiliki penghasilan rata-rata tinggi. Pendapatan rata-rata negara ini ini jauh lebih tinggi daripada skor dari kelompok negara lainnya.

Indonesia, 3 besar di kelompok penghasilan menengah

Data GTCI ini juga melakukan pemeringkatan berdasarkan penghasilan/pendapatan per kapita. Malaysia, berpenghasilan menengah ke atas masuk dalam 3 besar dalam kemampuan daya saing global (peringkat 27). disusul 2 negara teratas lainnya dalam grup ini Kosta Rika (peringkat 34) dan Azerbaijan (peringkat 43).

Juga di kelompok berpenghasilan menengah ke atas, Tiongkok (peringka 45) berada di peringkat yang baik dalam pertumbuhan berdasarkan pada kemampuan literasi membaca, matematika dan sains yang luar biasa, dan kebangkitan universitas-universitasnya di peringkat internasional.

Tiga besar negara berpenghasilan menengah ke bawah ditempati oleh Filipina (peringkat 58), Ukraina (peringkat 63) dan Indonesia (peringkat 67). GTCI juga mencatat Indonesia memiliki tingkat kenaikan peringkat paling signifikan dalam tiga tahun pertama dan tiga tahun kedua.

Tahun 2014 - 2016 Indonesia masih berada dalam posisi 77 di indeks kemampuan bersaing global dan naik 10 peringkat menjadi posisi 67 di tahun 2017-2019.


Terkini Lainnya



Close Ads X