Strategi Digital BRI-Unpad Bangun Jaringan UMKM dan Desa

Kompas.com - 20/02/2019, 20:36 WIB
Suprajarto Dirut BRI usai memberikan kuliah umum ?Leaders of the Future? kepada sivitas akademika Universitas Padjadjaran yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Bandung, (20/2/2019).Dok. Unpad Suprajarto Dirut BRI usai memberikan kuliah umum ?Leaders of the Future? kepada sivitas akademika Universitas Padjadjaran yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Bandung, (20/2/2019).

KOMPAS.comDirektur Utama Bank BRI Suprajarto mengatakan, ada 3 hal diperlukan agar kuat menghadapi berbagai tantangan saat ini. Tiga hal tersebut adalah: mau mengambil risiko, memiliki jiwa pemberani, dan mampu membuat keputusan yang cepat.

Ketiga hal tersebut juga harus diimbangi dengan berbagai pertimbangan dan persiapan matang.

Hal tersebut disampaikan Suprajarto saat memberikan kuliah umum “Leaders of the Future” kepada sivitas akademika Universitas Padjadjaran yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Bandung, (20/2/2019).

Strategi digital

Pada kesempatan tersebut, Suprajarto memaparkan berbagai program dan perkembangan yang dilakukan BRI. Di era kekinian, BRI juga mengedepankan strategi digital untuk meningkatkan pelayanan pada konsumen.

Baca juga: Kemenag Buka Beasiswa Santri Bulan April, Cek 14 Universitas Pilihanmu

Tidak ketinggalan Suprajarto juga mengenalkan BRI Microfinance Center (BMC) yang baru diluncurkan awal tahun lalu. BMC merupakan lembaga riset mengenai UMKM, dimana BRI memang memiliki perhatian khusus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya melalui UMKM.

“Saya berharap Unpad bisa membuka kesempatan (kerja sama) untuk BRI Microfinance Center kita. Karena mimpi kita adalah seluruh UMKM terutama yang mikro betul-betul bisa mendapatkan pendampingan, bisa mendapatkan informasi, bisa mendapatkan akses pemasaran, dan sebagainya yang jauh lebih luas dari saat ini,” ujar Suprajarto.

Jaringan antar desa

Sementara itu, Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad mengatakan bahwa selama ini kerja sama BRI dengan Unpad sudah kuat dan diharapkan akan semakin dikembangkan. Upaya BRI yang selama ini selalu memperhatikan masyarakat desa pun diharapkan semakin ditingkatkan dengan berkolaborasi melalui pendekatan Pentahelix.

Dikatakan Rektor, desa memiliki potensi besar bagi Indonesia. Potensi inilah yang harus dikembangkan ke depan.

“Kami akan sangat senang jika ke depan, apa yang sudah kita jalin ini betul-betul kita perkuat, khususnya bagaimana membangun network antar desa dengan lebih baik. Karena kita sebagai akademisi diharapkan memiliki kemampuan untuk dapat mensinergikan dan mengintegrasikan itu semua,” kata Rektor.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X