Kompas.com - 22/04/2019, 13:26 WIB
Ilustrasi kuliah di luar negeri. ShutterstockIlustrasi kuliah di luar negeri.
|
Editor Latief

Tak lupa pula penjelasan ke mahasiswa asing lainnya kalau Indonesia sendiri terdiri dari beragam suku bangsa dan budaya, serta memiliki penduduk dengan populasi ke-4 terbanyak di dunia.

Isu-isu perlakuan rasis pun sempat terdengar oleh para mahasiswa internasional. Seorang pelajar sempat mengalaminya satu kali selama masa studinya di Jerman.

Ada warga lokal yang mendadak menggebrak meja dan memperingatkan untuk berbicara dengan Bahasa Jerman, bukan Bahasa Inggris. Saat itu, sepertinya orang tersebut mendukung kubu sayap kanan di Jerman yang cenderung rasis terhadap warga asing.

Namun, pengalaman tersebut hanya satu kali dan lebih banyak warga lokal yang ramah dan mau membantu.

Menikah, hamil, dan melahirkan saat kuliah

Kisah menarik lainnya ketika kuliah di luar negeri datang dari pelajar yang sudah menikah, berkeluarga, atau hamil dan melahirkan di sana. Bukan main perjuangannya dalam belajar dan membagi waktu juga untuk persiapan melahirkan.

Belum lagi, ada pasangan yang harus mengurus pindah rumah ke kota lain karena perbedaan selesai waktu kuliah. Tantangan-tantangan seperti ini bisa saja terjadi pada calon mahasiswa internasional lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ternyata, cukup berat tantangan dan perjuangan yang perlu digeluti para pelajar Indonesia ketika masa studinya di luar negeri. Melalui banyaknya lika-liku kisah para pelajar, buku Perantau Ilmu Amerika-Eropa bisa menjadi sumber inspirasi dan informasi untuk Anda yang mau belajar di luar negeri.

Utamanya, para perantau ini tetap tidak menyerah dari berbagai keadaan dan bertekad kuat untuk terus belajar, menuntaskan tujuannya dalam mengenyam pendidikan tinggi.

Anda masih bersemangat kan meraih beasiswa? Simak buku Perantau Ilmu Amerika-Eropa yang ditulis oleh PPI Dunia dan diterbitkan oleh Elexmedia Komputindo ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.