Kompas.com - 27/08/2019, 13:58 WIB


KOMPAS.com
 — Agar naskah kuno para leluhur tetap lestari, paradigma perpustakaan di bidang pelestarian harus bertransformasi, dari yang hanya menyimpan dan merawat koleksi menjadi memberikan serta meluaskan akses informasi.

“Lalu dari yang menyediakan kebutuhan koleksi menjadi diversifikasi dan implementasi konten sehingga tetap lestari di masyarakat," ujar Kepala Pusat Preservasi Bahan Pustaka Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Ahmad Masykuri seperti dalam keterangan tertulisnya.

Dia sendiri mengatakan itu saat membuka seminar dan workshop Metode Pelestarian Bahan Pustaka di Swiss Belhotel, Mangga Besar, Jakarta, Senin (26/8/2019).

Ahmad mengatakan seperti itu karena banyak hasil budaya para leluhur, seperti manuskrip atau naskah, kurang terawat dengan baik.

Baca juga: Perpusnas: Masyarakat Harus Dapat Kemudahan Mengakses Perpustakaan

Ini terjadi lantaran perawatan yang dilakukan dengan ala kadarnya tanpa mengetahui teknik-teknik yang tepat. Akibatnya, usia naskah kuno tidak panjang, dimakan rengat, bahkan sebagian menjadi lapuk termakan usia.

“Ambil contoh di museum. Di sini naskah-naskah kuno dipajang atau digabungkan dengan benda-benda artefak lain, padahal naskah harus berada dalam temperatur suhu 20 derajat celsius dan kelembaban kurang dari 55 derajat celsius agar tidak cepat rusak, “ kata dia.

Menurut dia, kesalahan itu terjadi akibat dari pengetahuan yang masih minim. Oleh karena itu, penting bagi perpustakaan di setiap daerah menjadi kader pelestarian.

Perpustakan daerah bisa menggandeng perusahaan atau BUMD melalui dana CSR yang dimilikinya untuk kegiatan digitalisasi naskah.

“Dengan begitu generasi anak cucu terus menikmati koleksi buku, naskah, dan literatur yang kita miliki," kata Ahmad Masykuri. (Hartoyo Darmawan/PERPUSNAS)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.