Penutupan FIKSI 2019, Siswa Diajak Terus Tingkatkan Kapasitas Diri

Kompas.com - 09/10/2019, 19:38 WIB
Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2019 telah resmi ditutup pada Minggu 6 Oktober 2019 di Bandung Jawa Barat. DOK. PSMA KEMENDIKBUD Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2019 telah resmi ditutup pada Minggu 6 Oktober 2019 di Bandung Jawa Barat.

KOMPAS.com - Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2019 telah resmi ditutup pada Minggu 6 Oktober 2019 di Bandung Jawa Barat. 

Namun, para siswa diharapkan dapat terus meningkatkan kapasitas diri di era digital ini sambil terus mengembangkan nilai-nilai sosial, budaya dan karakter bangsa serta kemampuannya untuk berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi dan kolaborasi.

"Teruslah meng-upgrade diri dengan ilmu pengetahuan dan jadilah pemuda yang berbakti dengan ilmunya. Bertindaklah sesuai dengan kaidah-kaidah budaya bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi adat ketimuran dan bersahaja," pesan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA) Purwadi Sutanto yang dibacakan Juandanilsyah Kasubdit Peserta Didik.

Baca juga: FIKSI 2019 dan Upaya Melahirkan Entrepreneur Muda Andal Era Digital

Direktur PSMA juga menitipkan pesan agar siswa menjauhkan diri dari tindak kekerasan yang sia-sia dan tidak bertanggung jawab.

"Jadilah pribadi yang berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, dan mandiri. Ingatlah selalu bahwa semua hidup itu adalah tanggung jawab. Tanggung jawab terhadap diri sendiri, orang tua, lingkungan, bangsa dan negara. Dan tanggung jawab terbesar kita adalah tanggung jawab terhadap Sang Pencipta, Allah SWT," pesan Purwadi.

Angkat kearifan lokal

Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2019 telah resmi ditutup pada Minggu 6 Oktober 2019 di Bandung Jawa Barat. DOK. PSMA KEMENDIKBUD Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2019 telah resmi ditutup pada Minggu 6 Oktober 2019 di Bandung Jawa Barat.

FIKSI tahun ini merupakan kegiatan tahun keempat mengangkat tema "Sociopreneurship in Digital Era Based on Local Resources".

Tema ini dipilih bertujuan membangun semangat dan jiwa kewirausahaan sosial siswa SMA agar mampu menjadi wirausaha-wirausaha muda kreatif, inovatif, berempati, memiliki wawasan sosial dan keahlian memanfaatkan peran teknologi secara baik dan positif.

"Ajang ini sangat penting dan strategis, karena ke depan kita dihadapkan pada era yang menuntut sumber daya manusia yang bukan hanya cerdas, melainkan juga mandiri, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi," ujar Dewi Sartika, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat turut memberikan apresiasi.

Kadisdik Jabar menambahkan, "Ini artinya, pemerintah harus membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda agar dapat membuahkan inovasi-inovasi baru." 

Tahun ini  FIKSI menampilkan 90 rencana bisnis dan diikuti 174 siswa SMA. Pada kegiatan ini mereka akan mengikuti dua tahap seleksi yaitu presentasi dan wawancara serta pameran.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X