Viral Video Mendikbud, Pengamat: Menanti Gebrakan "Merdeka Belajar" Mas Nadiem

Kompas.com - 25/11/2019, 17:30 WIB
Ketua Kampus Guru Cikal, Bukik Setiawan, ketika ditemui saat konferensi pers TPN 2019 (26/10/2019). DOK. KOMPAS.com/EVELYN KUSUMAKetua Kampus Guru Cikal, Bukik Setiawan, ketika ditemui saat konferensi pers TPN 2019 (26/10/2019).

Isinya pandangan meragukan atau merendahkan kemampuan dan kemauan murid untuk terlibat dalam proses belajar. Mereka khawatir murid jadi besar kepala dan menjadi berlagak di kelas.

Namun sejumlah guru tetap meyakini merdeka belajar dan mempraktikkannya di ruang kelas. Dari mereka lahir praktik baik pengajaran merdeka belajar yang disebarkan dalam Komunitas Guru Belajar.

Banyak guru yang tertular dan akhirnya terbit buku Merdeka Belajar di Ruang Kelas, yang berisi praktik pengajaran merdeka belajar di berbagai daerah dari jenjang menengah, dasar hingga anak usia dini.

Bukan sekadar jargon

Bukti praktik pengajaran merdeka belajar selaras dengan temuan risetnya. Sejumlah riset (semisal oleh Moos & Ringdal, 2012) menunjukkan pengajaran merdeka belajar berkorelasi positif pada capaian belajar murid baik pada pendidikan dasar maupun menengah.

Lebih jauh lagi, merdeka belajar adalah prediktor terbaik untuk memprediksi kinerja guru (Kamyabi Gol, Atiyeh & Royaei, Nahid, 2013). Riset di Indonesia pun menunjukkan korelasi positif antara merdeka belajar dengan penurunan prokrastinasi dan peningkatan capaian belajar.

Bagaimanapun, dibandingkan istilah pembelajaran mandiri, merdeka belajar lebih renyah diucapkan dan terdengar lebih keren.

Namun lebih dari itu, merdeka belajar bukan sekadar jargon, tapi sebuah konsep yang terbukti melalui riset dan praktik pengajaran. Dan menariknya, merdeka belajar sekarang pun disebut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menanti gebrakan "merdeka belajar"

Nadiem Makarim tentu tidak asal mencomot merdeka belajar. Dari rekaman video maupun pernyataan di media menunjukkan penyebutan berulang konsep merdeka belajar.

Artinya, ada kesadaran khusus untuk mendukung kemerdekaan belajar sebagai pondasi pengembangan guru dan secara luas pengembangan ekosistem pendidikan.

Pidato Menteri Pendidikan di hari guru telah menjadi viral. Ada yang mendukung, menyebarkan dan membuat konten tambahan.

Sejumlah kepala sekolah menyerukan gurunya untuk mempelajari merdeka belajar. Ada pula yang mengkritik atau meragukan pidato tersebut.

Meski beragam respon, tapi sebenarnya mereka punya sikap dasar yang sama: menanti gebrakan kebijakan kementerian untuk mewujudkan kemerdekaan belajar sebagai spirit ekosistem pendidikan.

Penulis: Bukik Setiawan, Ketua Kampus Guru Cikal

 

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.