Nongsa D-Town Batam, Digital Hub Masa Depan untuk SDM Ekonomi Kreatif

Kompas.com - 02/12/2019, 21:16 WIB
Sesi bincang-bincang dalam acara Talent Pool Accelerator and Gateway to Indonesia di Singapura, Kamis (28/11/2019). KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOSesi bincang-bincang dalam acara Talent Pool Accelerator and Gateway to Indonesia di Singapura, Kamis (28/11/2019).

" Batam adalah sangat strategis karena dekat dengan Singapura tapi akses ke Jakarta dan banyak perusahaan Singapura bisa pindah ke Batam," ujar Mike saat ditemui dalam acara Talent Pool Accelerator and Gateway to Indonesia di Singapura, Kamis lalu (28/11/2019).

Ekosistem digital Batam

Ia menyebutkan Batam adalah tempat strategis untuk mengundang beberapa investor untuk mendanai perusahaan start up dan perusahaan yang telah stabil.

Di dalam Nongsa D-Town, lanjut Mike, nantinya bakal hadir perusahaan-perusahaan digital dan juga perusahaan-perusahaan yang menangani animasi-animasi seperti Garfield dan lainnya.

"Jadi sebetulnya Batam sebagai suatu portal in out. Bukan hanya in aja, kerja di sana tapi ekspor ke luar. Bukan hanya produk dari luar bikin di Indonesia, keluar lagi. Dometik market Indonesia juga bagus," tambah Mike.

Nongsa D-Town diproyeksikan untuk menampung 5.000 tenaga kerja digital. Dengan luas total 62 hektar, pembangunan kawasan ini direncanakan untuk rampung dalam lima tahun ke depan.

Nongsa D-Town akan dilengkapi dengan perkantoran dan area penunjang lainnya seperti pusat perbelanjaan, pusat pelatihan digital, hotel dan co-working/co-living spaces untuk mendukung kebutuhan hidup masyarakat dan pekerja.

Pembangunan tiga gedung pada fase pertama dilakukan di area seluas 8.65 hektar. Ketiga gedung ini akan mulai beroperasi pada tahun 2020 untuk mewadahi 750 orang tenaga kerja di bidang teknologi digital.

Kawasan digital ekonomi

Nongsa D-Town akan memberikan Singapura akses untuk mengembangkan bisnis serta lapangan kerja untuk masyarakat Indonesia. Area ini memiliki lokasi yang strategis, hanya 30 menit dari Singapura melalui kapal ferry dan 15 menit perjalanan darat dari Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam.

Lokasi dan aksesibilitas dari Nongsa D-Town disebut memudahkan Indonesia dan Singapura untuk bertumbuh bersama dan saling melengkapi dalam sektor ekonomi digital.

Sinar Mas Land ingin membangun ekosistem kota pintar berbasis teknologi. Sebelum mengembangkan Nongsa D-Town, Sinar Mas Land telah mengembangkan di BSD City melalui pengembangan kawasan Digital Hub seluas 26 hektar. Di sana, ada beberapa perusahaan seperti bidang teknologi seperti Huawei, Apple, Dimension Data dan Grab.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X