Skor PISA Melorot, Disparitas dan Mutu Guru Penyebab Utama

Kompas.com - 07/12/2019, 13:52 WIB
The Conversation,
Yohanes Enggar Harususilo

Tim Redaksi

Adapun siswa di daerah lain di Indonesia menunjukkan kemampuan membaca yang jauh lebih rendah, dengan skor rata-rata nasional hanya 371.

Hasil yang cukup baik di DIY, khususnya di Kota Yogyakarta, dapat dijelaskan oleh adanya berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan partisipasi aktif dari masyarakat untuk mendukung Gerakan Literasi Sekolah melalui kegiatan perpustakaan keliling dan budaya literasi membaca yang baik di masyarakat.

Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

Gerakan literasi sekolah

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dimulai pada 2016 dan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa usia sekolah. Lewat gerakan ini, banyak pojok literasi dan panggung literasi yang diadakan di sekolah.

Gerakan ini didukung pula dengan pengadaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di luar sekolah.

Dari hasil PISA 2018, belum terlihat efektivitas GLS maupun TBM dalam menaikkan kemampuan literasi membaca.

Baca juga: Profil Surya Sahetapy, Putra Ray Sahetapy yang Berprofesi Dosen di Amerika

Hal ini disebabkan, antara lain, buku bacaan belum sesuai dengan usia dan minat siswa serta minimnya dukungan orangtua dan masyarakat dalam menumbuhkan budaya membaca.

GLS juga menyasar literasi dalam bidang numerasi dan sains. Dalam penguatan dua bidang ini, sayangnya Kementerian Pendidikan hanya menyarankan gerakan ekstrakurikuler, seperti klub matematika dan sains di luar kegiatan pembelajaran di kelas.

Umumnya klub ini diikuti oleh sebagian kecil siswa yang sudah memiliki minat dan bakat dalam bidang tersebut.

Baca juga: Kecelakaan, Gran Max Habis Dipereteli Warga Tersisa Bodi dan Rangka

Banyak dari siswa yang mengikuti klub matematika dan sains ini kemudian dipersiapkan untuk mengikuti kegiatan olimpiade sains.

Padahal, perbaikan atas permasalahan rendahnya kompetensi siswa dalam literasi matematika dan sains harusnya menyasar siswa usia sekolah secara umum melalui penguatan kegiatan pembelajaran di ruang kelas.

Keluar dari kubangan masalah

Dengan adanya diagnosis kompetensi siswa Indonesia dari survei PISA, perlu ditindaklanjuti dengan meningkatkan kualitas guru, mengurangi disparitas pendidikan, dan menjalankan berbagai program pendidikan secara sistematis dan menyeluruh.

Baca juga: 9 Buah yang Bantu Redakan Asam Urat secara Alami

Sistem pendidikan dan pelatihan guru serta sistem penempatan dan perekrutan guru merupakan dua hal yang sudah darurat untuk segera diperbaiki.

Selain itu, sistem penilaian dan kurikulum yang selama ini menjadi panduan utama guru dalam mengajar perlu juga ditinjau ulang agar tidak semakin mengarahkan mereka menjadi guru yang menghambat belajar.

Partisipasi aktif dari orangtua dan masyarakat dalam menumbuhkan budaya belajar juga diperlukan untuk menyinergikan program-program ini.

Baca juga: Kediaman Jokowi Jadi Lokasi Wisata Baru di Solo, Mampu Sedot 1.500-an Pengunjung

Perlu komitmen semua pihak dalam menyukseskan program pemerintah, seperti Gerakan Literasi Sekolah (GLS), agar tidak sekadar menjadi slogan.

Seperti kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, impian untuk dapat memiliki capaian rerata setara negara-negara OECD dalam PISA hanya dapat diwujudkan dengan optimisme untuk bekerja keras dari semua pihak.

Shintia Revina
Peneliti, SMERU Research Institute

Artikel ini ditayangkan atas kerja sama Kompas.com dan The Conversation Indonesia. Artikel diambil dari tulisan berjudul "Skor siswa Indonesia dalam penilaian global PISA melorot, kualitas guru dan disparitas mutu penyebab utama". Isi di luar tanggung jawab Kompas.com.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Komentar
karena siswanya sudah bisa masukkan gurunya ke penjara bahkan membunuh gurunya sendiri.


komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau