Tidak Hanya Ikut Ujian, Ini 3 Syarat Kelulusan di Permendikbud Baru

Kompas.com - 16/12/2019, 07:26 WIB
Sejumlah pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Idi Rayeuk melakukan konvoi seusai corat-coret seragam dan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 di Jalan Lintas Nasional Medan-Banda Aceh di Desa Gampong Aceh, Idi Rayeuk, Aceh Timur, Aceh, Kamis (19/4/2018). Meskipun pihak sekolah telah mengeluarkan larangan konvoi dan corat coret seragam seusai mengikuti UNBK, tapi para pelajar tetap melakukannya. ANTARA FOTO/SYIFA YULINNASSejumlah pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Idi Rayeuk melakukan konvoi seusai corat-coret seragam dan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 di Jalan Lintas Nasional Medan-Banda Aceh di Desa Gampong Aceh, Idi Rayeuk, Aceh Timur, Aceh, Kamis (19/4/2018). Meskipun pihak sekolah telah mengeluarkan larangan konvoi dan corat coret seragam seusai mengikuti UNBK, tapi para pelajar tetap melakukannya.

KOMPAS.com - Melalui Permendikbud Nomor 43 tahun 2019 tentang Ujian Sekolah dan Ujian Nasional, Mendikbud Nadiem Makarim menetapkan beberapa hal penting terkait syarat kelulusan siswa di jenjang akhir.

Setelah menetapkan 4 arah kebijakan nasional pendidikan "Merdeka Belajar", Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim bergerak cepat menetapkan USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) dan UN (Ujian Nasional) 2020 melalui Peraturan Menteri (Permendikbud).

Permendikbud Nomor 43 tahun 2019 yang khusus mengatur tentang Ujian diselenggarakan sekolah dan Ujian Nasional (UN) ini ditandatangani Mendikbud Nadiem Makarim pada 10 Desember 2019.

Syarat kelulusan

Salah menjadi poin penting dalam Permendikbud tersebut adalah syarat kelulusan siswa jenjang akhir yang dituangkan dalam Bagian Keempat pasal enam.

Dalam pasal tersebut dinyatakan peserta didik atau siswa dinyatakan lulus dari sekolah atau satuan pendidikan setelah:

1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;

Baca juga: Sah, Mendikbud Nadiem Tetapkan USBN dan UN 2020 lewat Permendikbud

2. Memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik; dan

3. mengikuti Ujian yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan.

Dalam pasal yang sama di ayat kedua disampaikan kelulusan peserta didik ditetapkan oleh satuan/program pendidikan atau sekolah bersangkutan.

Perilaku atau karakter menjadi indikator penting dalam penilaian karena dibagian awal Permendikbud ditegaskan bahwa tujuan sistem pendidikan harus mendorong tumbuhnya praktik belajar-mengajar yang menumbuhkan daya nalar dan karakter peserta didik secara utuh.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X