Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/01/2020, 22:16 WIB

Saat anak memainkan suatu alat permainan dengan tingkat kesulitan tertentu, misalnya menyusun balok-balok menjadi bentuk bangunan, pada saat tersebut ada suatu proses yang dilalui anak, yakni mengalami suatu kepuasaan setelah berhasil melampaui suatu tahap kesulitan tertentu.

Proses-proses seperti itu akan dapat mengembangkan rasa percaya secara wajar dimana anak merasakan bahwa tidak ada suatu kesulitan yang tidak ditemukan penyelesaiannya.

5. Kenalkan konsep logika sederhana

Disini, anak dilatih untuk berfikir logis dengan mengikuti urutan atau aturan sederhana sesuai dengan permainan yang dimainkannya.

Contohnya dalam menyusun balok, anak akan berfikir bahwa balok yang besar lebih baik jika diletakan di bagian bawah sebagai pondasi sehingga tidak menggangu keseimbangan bangunan yang dibuatnya.

Baca juga: Mainan Anak dari Kayu atau Plastik, Mana Lebih Baik?

6. Bisa untuk bersosialisasi

Ada alat permainan yang harus dimainkan dengan anak lain. Misalnya anak-anak menggunakan botol suara. Dengan suara yang berbeda itu bisa menghasilkan irama merdu karya anak.

Untuk menghasilkan irama merdu itu perlu kerjasama, komunikasi dan harmonisasi antar anak sehingga dihasilkan suara yang merdu. Jadi, anak bisa berinteraksi atau bersosialisasi satu sama lain.

7. Ciptakan situasi bermain tapi belajar

Dengan APE itu, anak bisa saling belajar meski situasinya mereka sedang bermain. Bahkan mereka bisa sangat menikmati permainan itu.

8. Bisa kenal konsep sebab akibat

Ini bisa dilihat ketika anak main memasukkan benda kecil ke dalam benda yang besar akan berhasil. Sehingga anak memahami bahwa benda lebih kecil bisa dimuat dalam benda yang lebih besar. Sedangkan benda yang lebih besar tidak bisa masuk ke dalam benda yang lebih kecil.

9. Beri stimulus dalam pembentukan perilaku

Contohnya boneka tangan. Dari permainan ini dapat mengembangan kemampuan berbahasa anak karena ada dialog dari tokoh-tokoh yang diperankan boneka tersebut.

Anak memperoleh pengetahuan tentang berbagai hal yang disampaikan melalui tokoh-tokoh boneka itu. Pada saat yang sama anak-anak memperoleh pelajaran berharga mengenai karakteristik dan sifat yang dimiliki oleh para tokoh (boneka).

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+