Kompas.com - 08/01/2020, 11:06 WIB
Ilustrasi anak-anak Thinkstock.comIlustrasi anak-anak

Bahkan saat tidak ada masalah yang diangkat sebagai bahan diskusi, kelas tetap berkumpul dan hanya bersantai.

Pembelajaran kolaboratif

Menurut penelitian Iben Sandahl (pendidik dan penulis asal Denmark) dan Jessica Alexander (penulis dan peneliti budaya asal Amerika), Denmark mengajarkan empati dengan dua cara.

Cara pertama adalah melalui kerja tim atau kerja kelompok. Hampir 60 tugas sekolah sudah menggunakan metode kerja kelompok ini.

Ketimbang fokus pada kompetisi memcari yang terbaik di antara siswa, kurikulum Denmark berfokus pada membangun dan meningkatkan keterampilan dan bakat siswa yang unik satu sama lain.

Cara kedua adalah melalui pembelajaran kolaboratif. Pembelajaran kolaboratif memungkinkan siswa belajar lebih banyak tentang subjek yang dihadapi serta belajar cara-cara baru untuk berkomunikasi dengan orang lain.

“Seorang anak yang secara alami berbakat dalam matematika, tanpa belajar berkolaborasi dengan teman sebayanya, tidak akan melangkah lebih jauh. Mereka akan membutuhkan bantuan dalam mata pelajaran lain," jelas Jessica Alexander.

Ia menambahkan, "Ini adalah pelajaran yang bagus untuk mengajar anak-anak sejak usia dini bahwa (kelak) tidak ada yang bisa menjalani hidup sendirian.” 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.