5 Tips Ini Bisa Dilakukan saat Merasa Bosan Kuliah

Kompas.com - 11/01/2020, 08:40 WIB
Ilustrasi kuliah di Belanda Jacob Ammentorp LundIlustrasi kuliah di Belanda

KOMPAS.com - Bosan atau merasa tak bahagia saat menjalani kuliah tentu pernah kamu rasakan bukan?

Biasanya rutinitas monoton, tugas menumpuk, dan lainnya selalu menghantui kamu saat kuliah. Rasa bosan atau tak bahagia tersebut wajar. Namun, kamu tak sendiri.

Ada banyak mahasiswa merasa sama seperti kamu. Kamu bisa saja merasa dunia kuliah tak seasyik masa SMA yang lebih bebas atau kamu merasa pilihan kampus serta jurusan yang tak tepat.

Berikut beberapa tips tentang apa yang harus kamu lakukan jika merasa tidak menikmati dunia kampus seperti dikutip dari QS University.

1. Temukan penyebab rasa bosan

Hal pertama harus kamu lakukan adalah mencari tahu penyebab rasa bosan kuliah. Memang terkesan mudah diucapkan tetapi sulit dilakukan.

Setiap orang memiliki banyak alasan dan faktor menyebabkan rasa bosan kuliah. Namun, kamu akan bisa menemukan penyebab kebosanan itu misalnya tempat tinggal, teman kuliah, atau perkuliahan yang kamu jalani.

Baca juga: Hobi Nonton Film, Pertimbangkan 5 Jurusan Kuliah Ini

Setelah bisa menemukan penyebab, kamu bisa mencari tahu bagaimana cara memperbaikinya. Kamu bisa memprioritaskan perubahan yang ingin dijalani sebelum kebosanan akan makin parah.

2. Berbicara dengan pihak terkait

Setelah kamu menetapkan apa yang ingin diubah, kamu bisa menghubungi teman atau pihak manapun yang bisa mengatasi masalah kamu hadapi.

Jika ingin pindah tempat tinggal seperti asrama, kamu bisa berbicara pengelola asrama. Kamu bisa meminta untuk pindah kamar atau bahkan mengajukan keluar dari asrama.

Jika tak menikmati perkuliahan, kamu bisa berkonsultasi dengan dosen pembimbing setelah jam kuliah atau di luar jam perkuliahan. Jangan takut menemui dosen pembimbing untuk sekedar mendapatkan saran dan masukan.

Pilihan berkonsultasi dengan psikolog juga penting bila merasakan tak bahagia bahkan hingga menyebabkan cemas dan depresi.

Kamu bisa memanfaatkan layanan konseling yang ada di kampus untuk berkonsultasi awal.

Jika kamu anak kos, cobalah menelpon kedua orangtua, saudara, atau teman SMA untuk sekedar melepas rindu. Kamu bisa bercerita tentang dunia perkuliahan yang sedang kamu jalani. 

3. Tunggu dan jalani

Merasakan bosan dan menunggu untuk terlepas dari kebosanan rasanya akan sulit dijalankan. Namun, kamu juga perlu untuk menunggu untuk melihat situasi dan kondisi yang bisa membaik.

Contoh kasusnya seperti sulitnya mencari teman di awal perkuliahan. Kamu bisa menunggu dan tetap berusaha mencari teman kuliah ideal.

Selain itu, tentang merasa salah jurusan. Kamu bisa melihat mata kuliah atau jurusan lain sesuai dengan minat.

Cobalah jalani selama satu semester. Setelah itu kamu bisa mempertimbangkan langkah ke depan yang bakal dipilih.

Baca juga: Kuliah di IPB? Ini Peluang Karier Lulusan Fakultas Pertanian

4. Pertimbangkan dan putuskan

Jika telah mencoba tiga tips di atas dan kehidupan kampus tak lebih baik, kamu bisa mempertimbangkan antara kecocokan kamu dan dunia kampus.

Bisa jadi kamu tak merasa siap untuk kuliah dan justru lebih cocok untuk melakukan magang kerja. Mungkin juga kamu bisa merasakan kerja atau istirahat selama satu tahun.

Bila tak cocok dengan jurusan atau kampus, kamu bisa pilih pindah kampus atau jurusan. Pastikan kamu sudah merencanakan dengan matang tentang pilihan pindah kampus atau jurusan.

Kalau memilih tetap kuliah, dapatkanlah saran dari dosen pembimbing menyelesaikan masalah akademik yang kamu hadapi.

Sebelum kamu mengambil keputusan untuk pindah kampus atau jurusan, konsultasikan dengan tutor pribadi, pihak kampus, layanan konseling, serta layanan karir di kampus.

5. Pindah jurusan atau kampus

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X