Sekolah Berkebutuhan Khusus, Ini 6 Jenis SLB yang Harus Kamu Ketahui

Kompas.com - 20/01/2020, 22:10 WIB
Ajar Agus Budianto (belakang kedua dari kanan), guru SLB A Pembina Jakarta bersama murid dan guru SLB A Pembina lainnya saat menghadiri upacara Hari Guru Nasional 2019 di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Senin (25/11/2019). Budi telah menjadi guru SLB khususnya untuk penyandang tuna netra sejak tahun 1998. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOAjar Agus Budianto (belakang kedua dari kanan), guru SLB A Pembina Jakarta bersama murid dan guru SLB A Pembina lainnya saat menghadiri upacara Hari Guru Nasional 2019 di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Senin (25/11/2019). Budi telah menjadi guru SLB khususnya untuk penyandang tuna netra sejak tahun 1998.

4. SLB-D

SLB-D khusus ditujukan untuk penyandang tuna daksa. Tuna daksa merupakan kondisi seseorang mengalami gangguan gerak yang disebabkan oleh kelainan struktur tubuh yang bersifat bawaan, kecelakaan, atau kondisi lainnya.

Biasanya guru SLB-D akan memberikan edukasi dan terapi mengenai cara mengembangkan potensi diri, merawat diri, dan tentunya percaya diri dengan kondisi yang dialaminya.

5. SLB-E

SLB-E khusus ditujukan untuk penyandang tuna laras. Tuna laras merupakan kondisi seseorang anak mengalami hambatan dalam mengendalikan emosi dirinya dan bertingkah laku kurang sesuai dengan aturan.

Contoh sikap yang kurang aturan seperti bersikap tak sopan, suka mengganggu orang lain, mudah marah, membuat onar, dan lainnya. Para pendidik di SLB-E akan membimbing penyandang tuna laras agar mereka mampu mengendalikan emosi, mematuhi norma sosial hingga berperilaku sesuai aturan.

Baca juga: Cerita Ahmad Fauzan, Siswa Tuna Netra yang Rela Jalan Kaki Demi Pertukaran Pelajar

6. SLB-G

SLB-G hadir untuk penyandang tuna ganda. Tuna ganda merupakan kondisi seseorang yang memiliki dua atau lebih kelainan pada dirinya misalnya tuna netra sekaligus tuna rungu, tuna netra sekaligus tuna laras, dan lainnya.

Metode pembelajaran di SLB-G disesuaikan dengan kelainan yang dialami oleh anak.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X