Tak Hanya Siswa, Pengawas UN 2020 Juga Bisa Terkena Sanksi

Kompas.com - 22/01/2020, 14:00 WIB
Siswa mengikuti simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Jawa Timur di Madiun, Jawa Timur, Kamis (7/11/2019). Simulasi UNBK yang diikuti 296 siswa tersebut dimaksudkan untuk memperkenalkan sistem ujian berbasis komputer kepada siswa sebelum mengikuti UNBK. ANTARA FOTO/Siswowidodo/wsj. ANTARA FOTO/SISWOWIDODOSiswa mengikuti simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Jawa Timur di Madiun, Jawa Timur, Kamis (7/11/2019). Simulasi UNBK yang diikuti 296 siswa tersebut dimaksudkan untuk memperkenalkan sistem ujian berbasis komputer kepada siswa sebelum mengikuti UNBK. ANTARA FOTO/Siswowidodo/wsj.

Sanksi:
Pelanggaran sedang dan berat diberikan sanksi oleh Ketua Panitia UN Tingkat Satuan Pendidikan berupa pemberhentian sebagai pengawas ujian dan diberi sanksi administratif sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian Tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi atau yayasan penyelenggara pendidikan sesuai dengan kewenangannya.

Pelanggaran berat

Pengawas UN akan dianggap melakukan pelanggaran berat jika:

  1. Merokok dalam ruang ujian.
  2. Memberi contekan.
  3. Membantu peserta ujian dalam menjawab soal.
  4. Menyebarkan/membacakan/memberikan kunci jawaban kepada peserta ujian.
  5. Membaca naskah soal (UNKP) dan/atau bahan bacaan lain di ruang ujian.
  6. Mengganti dan mengisi LJUN atau mengubah jawaban UNBK.
  7. Lalai menangani gangguan pada UNBK sehingga mengharuskan pengulangan ujian.
  8. Menggunakan alat komunikasi (HP), kamera, dan perangkat elektronik yang dapat merekam gambar.
  9. Memeriksa dan menyusun LJUN tidak di ruang ujian (untuk pengawas UNKP).

Baca juga: 5 Hal Terkait UN Ulangan, Syarat hingga Pendaftaran

Sanksi:
Pelanggaran sedang dan berat diberikan sanksi oleh Ketua Panitia UN Tingkat Satuan Pendidikan berupa pemberhentian sebagai pengawas ujian dan diberi sanksi administratif sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian Tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi atau yayasan penyelenggara pendidikan sesuai dengan kewenangannya. 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber POS UN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X