3 Peran Orangtua Didik Anak di Era "Zaman Now"

Kompas.com - 24/01/2020, 23:22 WIB
Ilustrasi. Orangtua mendampingi anak belajar. DOK. EDUTOREIlustrasi. Orangtua mendampingi anak belajar.


KOMPAS.com - Menjadi orangtua adalah impian setiap pasangan suami istri. Terlebih jika memiliki anak, maka orangtua bakal punya tugas lebih besar di dalam keluarga.

Apa saja tugas itu? Tentu ada banyak, salah satunya mendidik anak untuk menjadi pribadi yang baik dalam segala hal.

Namun yang paling penting, orangtua adalah pendidik yang utama dan pertama di dalam keluarga. Terlebih di era "zaman now" ini, pendidikan di keluarga sangat penting sebagai pondasi tumbuh kembang anak.

Baca juga: 15 Contoh Kerjasama Orangtua dan Guru untuk Bantu Mendidik Anak

Jika dipersingkat lagi, sebenarnya ada tiga peran orangtua dalam mendidik anak-anaknya. Seperti dikutip dari laman Sahabat Keluarga Kemendikbud RI, 3 peran orangtua tersebut yaitu:

1. Orangtua sebagai trainer

Bahasa umum, trainer adalah orang yang yang memberikan pelatihan berupa pengetahuan dan keterampilan. Ternyata peran ini sangat cocok bagi orangtua untuk mendidik anak terutama saat anak berusia 1-7 tahun.

Di usia tersebut saat yang tepat memberikan pondasi kehidupan berupa pengetahuan dan keterampilan dasar. Misalnya pengetahuan mengenai perilaku atau nilai-nilai yang baik maupun yang buruk.

Bisa pula dengan mengajarkan anak tentang toilet training. Peran orangtua ialah memberikan detail, cara yang baik bagaimana buang air.

2. Orangtua sebagai coach

Arti dari coach sendiri yakni orang yang membantu seseorang mencapai tujuannya dengan memaksimalkan potensi dari dirinya. Seorang coach/pelatih ini akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan sebagai sarana untuk mencapai tujuan.

Orangtua menjadi coach saat si anak berada pada usia 8-21 tahun. Walaupun ditujukan pada anak-anak remaja, ilmu coaching bisa diterapkan pada usia anak berapapun.

Baca juga: 4 Manfaat Orangtua Dampingi Anak Belajar, Yakni...

Pada peran ini, orangtua memaksimalkan potensi yang ada dalam diri anak untuk mencapai tujuan tertentu. Untuk bisa memaksimalkan potensi diri anak, tentu orangtua harus mengetahui dan bisa menggali potensi yang dimiliki anaknya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X