Proyek Desa Kampus Merdeka Pakai Dana Kemendes? Ini Penjelasan Nadiem

Kompas.com - 31/01/2020, 19:48 WIB
PHOTO:Kondisi Desa Waturaka, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) Kompas. com/Sigiranus Marutho BerePHOTO:Kondisi Desa Waturaka, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT)

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim menilai penggunaan dana desa milik Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk kegiatan proyek desa akan berdampak positif.

Keakuratan sasaran, kontrol, dan keberlanjutan akan menjadi kelebihan dana desa yang digunakan untuk mendukung kegiatan dana desa.

"Pertema, perencanaan penggunaan dari dana desa itu akan lebih terkontrol dan akurat," kata Nadiem dalam sambutan pertemuan Forum Perguruan Tinggi Desa (Fortides) di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Menurutnya, dalam proyek desa nantikan akan dilakukan brainstorming dengan pemantauan oleh dosen dan perguruan tinggi.

Baca juga: Mendes Dorong Dana Desa untuk Pembiayaan Proyek Desa Kemendikbud

Nadiem melanjutkan proyek yang menggunakan dana desa nantinya akan didukung tenaga-tenaga muda yang memiliki intelektualitas yang siap menjadi rekan bagi para pengelola desa untuk berdiskusi dan melakukan eksekusi program.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemudian, diawali dengan program pengabdian mahasiswa di suatu desa, maka universitas asal mahasiswa tersebut pada akhirnya akan merancang program-program lanjutan bagi desa tersebut hingga desa yang dibina menjadi mandiri," kata Nadiem.

Ketiga, lanjut Nadiem, mahasiswa bisa membantu meningkatkan daya berpikir kritis masyarakat di desa. Nadiem mengatakan mahasiswa membantu memberi ide-ide kepemimpinan kepada kepala desa.

Sebelumnya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengatakan dana desa bisa digunakan untuk mendukung kegiatan proyek desa yang diusung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Menurut Halim, pihak Kemendes PDTT saat ini sedang membicarakan teknis alokasi dana desa untuk proyek desa.

"Bagaimana penggunaan dana desa, karena sangat penting Kampus Merdeka ini. Maka kita juga harus diskusikan dasar hukum penggunaan dana desa untuk proyek desa," kata Halim.

Proyek Desa di Kampus Merdeka

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.