Kenapa Prodi Ilmu Hukum Paling Diminati? Ini Fakta dan Mitosnya

Kompas.com - 21/02/2020, 11:24 WIB
Ilustrasi hukum Shutterstock.comIlustrasi hukum
|


KOMPAS.com - Jika berkaca dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN) 2018 dan 2019, program studi (prodi) ini menjadi salah satu prodi yang paling diminati.

Prodi apa itu? Jawabannya ialah Prodi Ilmu Hukum. Kenapa bisa menjadi salah satu yang paling diminati oleh calon mahasiswa? Ternyata ada beberapa penjelasannya.

Hal ini bisa dilihat dari pelaksanaan SBMPTN 2018 dan 2019 di Universitas Indonesia ( UI) serta Universitas Brawijaya, Prodi Ilmu Hukum jadi yang paling diminati. Atau mengalahkan prodi lain di kedua kampus tersebut.

Dilansir dari laman Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), berikut data peminat Prodi Ilmu Hukum di kedua kampus tersebut.

Baca juga: 6 Alasan Kenapa Belajar Ilmu Politik, Berikut Prospek Kariernya

1. Universitas Indonesia

  • SBMPTN 2018: 4.568
  • SBMPTN 2019: 1.634

2. Universitas Brawijaya

  • SBMPTN 2018: 4.994
  • SBMPTN 2019: 2.584

Ternyata, Ilmu Hukum juga jadi prodi paling diminati oleh calon mahasiswa baru di Universitas Padjajaran serta kampus negeri lainnya. Sekarang yang jadi pertanyaan, Kenapa peminatnya banyak? Lalu prospek kariernya apakah cuma berfokus di beberapa profesi saja?

Ini dia penjelasan fakta dan mitos dari Prodi Ilmu Hukum yang dirangkum dari Rencanamu.id.

1. Lulus pasti jadi pengacara, ini mitos

Banyak yang bilang jika lulus jurusan ini nanti akan menjadi pengacara atau notaris. Tentu tidak mesti ya. Karena lulusan jurusan ini bisa kerja di mana saja.

Misalnya bekerja di ranah perbankan, industri tambang, perminyakan, rumah sakit atau bahkan kamu bisa mendirikan Law Firm.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X