Kompas.com - 11/04/2020, 12:32 WIB
Ilustrasi belanja online shutterstockIlustrasi belanja online

KOMPAS.com - Kebersihan merupakan aspek penting untuk menjaga kesehatan tubuh di tengah pandemi penyakit Covid-19. Tak hanya kebersihan diri, kebersihan rumah hingga makanan juga harus diperhatikan.

Dosen medicinal biochemistry Departemen Biokimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University Husnawati, MSi menganjurkan masyarakat agar menerapkan dan memaksimalkan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) dalam segala aspek untuk mencegah penyebaran virus corona.

Hanya saja, tak semua hal bisa dipastikan kebersihannya, misalnya saja untuk barang belanjaan atau makanan siap saji yang dibeli dari luar.

Menurut Husnawati yang juga berprofesi sebagai dokter umum, hal yang harus diperhatikan ialah bagaimana membersihkan barang-barang yang datang dari luar, misalnya paket, belanjaan, pesanan makanan, dan lainnya.

Baca juga: Pakar UGM Prediksi Optimis Penyebaran Covid-19 Berakhir 29 Mei 2020

Saat akan masuk rumah, lanjutnya, kita harus menganggap bahwa barang-barang yang dibawa dari luar semuanya punya risiko terkontaminasi virus. Maka perlu untuk segera dibersihkan, sebelum disentuh oleh orang lain yang ada di rumah.

Untuk barang-barang yang sifatnya awet seperti bahan-bahan detergen, makanan ringan yang dikemas plastik, dan tidak harus buru-buru dipakai, Husnawati menganjurkan untuk meletakkannya di tempat yang jarang dijangkau tangan dan biarkan selama tiga hari.

“Sebenarnya di bahan-bahan plastik, half life-nya virus SARS-COV2 itu sekitar 16 jam dan detection limit sampai 72 jam. Jadi, amannya dengan membiarkan tanpa disentuh selama tiga hari, insya Allah kalau ada virus yang nempel di barang-barang tersebut, virus akan hilang,” papar Husnawati dalam keterangan tertulis di laman IPB, Kamis (9/4/2020).

Baca juga: Ruang Ber-AC Tingkatkan Risiko Penularan Covid-19? Ini Kata Pakar UGM

Sementara untuk barang-barang yang sifatnya tidak tahan lama seperti sayur dan buah, baiknya segera dicuci dengan sabun cuci khusus yang aman untuk buah dan sayur.

Lalu untuk makanan siap saji atau delivery yang dibeli di warung makanan atau restoran, Husnawati menyarankan untuk dipanaskan lagi. Menurutnya, pemanasan bisa mendenaturasi protein, termasuk protein pada selubung virus.

Tak lupa, bila harus beraktivitas ke luar rumah, baiknya secara rutin bersihkan barang-barang yang dibawa seperti tas, ponsel dan jam tangan.

"Dilap dengan tisu basah yang diberi antiseptik. Jangan gunakan disinfektan spray karena jika terhirup dapat mengiritasi mukosa saluran nafas dan berisiko menyebabkan kanker paru,” kata Husnawati.

Dengan menerapkan PHBS ditambah usaha mencegah kontaminan dari luar, maka menurut Husnawati sudah sangat cukup untuk mencegah virus COVID-19 beredar di rumah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X