Kompas.com - 01/05/2020, 17:36 WIB
|

KOMPAS.com - Melihat perkembangan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia yang masih masif, Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Prof Jamal Wiwoho kembali memperpanjang masa pembatasan aktivitas di kampus.

Hal ini diatur dalam Surat Edaran (SE) bernomor 30/UN27/SE/2020 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Aktivitas di Kampus UNS mulai tanggal 1 hingga 29 Mei 2020.

Dalam SE Rektor tertanggal 29 April 2020 ini, Prof Jamal menyampaikan bahwa keputusan untuk kembali memperpanjang masa pembatasan aktivitas di kampus didasarkan atas situasi penyebaran infeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia.

Baca juga: Guru Besar UNS: Perlu Pemberdayaan Komunitas bagi Kelompok Disabilitas

"Menyikapi penyebaran wabah penyakit infeksi Covid-19 secara regional dan nasional, maka kami memandang perlu menetapkan Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Aktivitas di Kampus UNS mulai 1-29 Mei 2020," terang Prof Jamal, seperti dikutip dari laman resmi UNS, Kamis (30/4/2020).

Pada SE Rektor tersebut isinya memuat:

  • Kegiatan perkuliahan bagi mahasiswa UNS masih dilakukan secara daring/online.
  • Aktivitas work from home (WFH) bagi seluruh pegawai UNS selama pandemi Covid-19 juga masih berlangsung.

Menurut Prof Jamal, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan pola pembelajaran daring. Yaitu mahasiswa mengikuti proses pembelajaran secara online dari tempat tinggal masing-masing.

Tak hanya itu saja, Seluruh pegawai UNS juga diupayakan melakukan pekerjaan dari tempat tinggal masing-masing.

Namun, pada poin kedua dari SE itu disebutkan mengenai penjadwalan hari kerjanya dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Ini bagi Dosen yang menduduki jabatan tugas tambahan, seperti:

  • rektor dan wakil rektor
  • staf ahli rektor
  • dekan dan wakil dekan
  • ketua dan sekretaris senat
  • ketua dan sekretaris lembaga
  • direktur dan wakil direktur

Selain itu juga bagi tenaga kependidikan, pejabat struktural dan yang bekerja:

  • bidang umum dan kerumahtanggaan
  • keuangan
  • teknologi informasi
  • sekretariat pimpinan

Di SE itu juga mengatur pembatasan aktivitas di kampus UNS juga memuat imbauan untuk menunda sementara waktu seluruh kegiatan yang bersifat non akademik.

Akses masuk/keluar kampus dibatasi dengan pengawasan yang ketat oleh petugas satuan pengamanan kampus namun dengan mempertimbangkan akses tempat-tempat vital dan kepentingan darurat.

Di akhir SE tersebut, Prof Jamal juga menginstruksikan agar izin mengenai pekerjaan/kepentingan yang mengharuskan masuk/keluar kampus dapat diberikan oleh rektor atau pejabat yang ditunjuk.

Baca juga: Ventilator Pernapasan Pasien Covid-19 Buatan UNS Dirancang Khusus

"Pimpinan unit kerja masing- masing wajib mengimplementasikan surat edaran ini, dengan tetap mempertimbangkan kondisi kedaruratan dan standar keselamatan," harap Prof Jamal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.