Kompas.com - 05/06/2020, 12:21 WIB
Menyadari pentingnya pengembangan dan pendidikan anak usia dini, Tanoto Foundation melalui program SIGAP (Siapkan Generasi Anak Berprestasi) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam pengembangan sumber daya manusia. Dok. KOMPAS.com/AYUNDA PININTA KASIHMenyadari pentingnya pengembangan dan pendidikan anak usia dini, Tanoto Foundation melalui program SIGAP (Siapkan Generasi Anak Berprestasi) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam pengembangan sumber daya manusia.

KOMPAS.com - Menyadari pentingnya pengembangan kualitas pendidikan anak usia dini, Tanoto Foundation melalui program Siapkan Generasi Anak Berprestasi (Sigap) berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia.

Dalam sebuah riset, pakar dan peraih Nobel bidang ekonomi Prof. James Heckman mengungkapkan bahwa hasil dari investasi terbesar dalam pengembangan sumber daya manusia diperoleh dari intervensi paling dini terhadap anak.

Heckman juga menyatakan bahwa PAUD yang berkualitas akan meningkatkan kelulusan siswa SLTA dari 13 persen menjadi 25 persen.

Head of Early Chidhoold Education and Development Eddy Henry mengatakan, pendidikan berkualitas dapat mempercepat keseteraan peluang, mewujudkan potensi, menciptakan pilihan serta meningkatkan taraf hidup.

Baca juga: Ikatan Dokter Anak Anjurkan Sekolah Tidak Dibuka sampai Desember 2020

"Kami sangat berbahagia bisa mewujudkan kerja sama Tanoto Foundation dengan pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk program Siapkan Generasi Anak Berprestasi atau Sigap," papar Eddy dalam konferensi daring, Kamis (4/6/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sigap, lanjut dia, akan menyediakan pusat pelayanan pengasuhan anak usia 0-3 tahun dan meningkatkan kualitas PAUD bagi anak-anak usia 3-6 tahun.

Tujuan program pusat pelayanan pengasuhan anak usia 0-3 tahun adalah untuk meningkatkan kemampuan orangtua dalam pengasuhan anak sehingga tumbuh kembang mereka di semua sektor baik motorik kasar, motorik halus, kognitif, linguistik, dan sosial emosionalnya bisa sesuai dengan usia.

Baca juga: Cerita Guru Kiswanto Mengajar Jarak Jauh Murid SD Tanpa Internet

“Program pusat layanan ini juga terbuka untuk para calon orangtua, para ibu hamil, untuk mendapatkan konsultasi sehingga kita juga bisa mencegah terjadinya stunting,” sambung Eddy.

Untuk peningkatan kualitas layanan pendidikan PAUD bagi anak-anak usia 3-6 tahun, kerja sama ini akan mencakup peningkatan kapasitas dan kemampuan pengelola layanan PAUD, para tenaga pendidik PAUD dan para orangtua.

Serta penyediaan program-program yang sesuai dan bermanfaat bagi anak-anak usia dini untuk mempersiapkan mereka masuk ke jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD).

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.