Kompas.com - 05/06/2020, 19:42 WIB

KOMPAS.com - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai pemerintah mesti menyediakan anggaran khusus untuk penyiapan infrastruktur sanitasi dan kebersihan serta pengecekan kesehatan bagi sekolah yang ingin membuka kegiatan sekolah.

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tak akan cukup untuk membiayai kegiatan pengecekan kesehatan dan penyiapan infrastruktur.

"Kawan-kawan pengurus FSGI ada kepala sekolah. Memang ada alokasi dana BOS yang tak terpakai misalnya ujian nasional, try out, lomba. Di DKI Jakarta itu dinolkan sehingga dananya terbatas. Akhirnya dinolkan," kata Wakil Sekretaris Jenderal FSGI, Satriwan Salim kepada Kompas.com.

Sisa dana BOS untuk membelanjakan kebutuhan sanitasi dan pengecekan kesehatan tak akan cukup. Satriawan bingung tentang anggaran jika sekolah diminta harus menyediakan fasilitas kesehatan tambahan serta pengecekan rapid test dan tes swab.

"Jadi memang menurut kepala sekolah, mereka tak tau mencari uang darimana untuk memenuhi standar sarana itu semua tes swab biaya mahal. pengadaan wastafel, alat pemisah meja, dan seterusnya. Itu yang dikeluhkan," tambah Satriwan.

Baca juga: Syarat Pembukaan Sekolah di Zona Hijau, Ini Poin Rancangan Kemendikbud

Satriwan menyebutkan anggaran dana BOS yang cair pada bulan Mei atau kuartal 2 Dana BOS sudah tak memasukkan ujian nasional lantaran dihapus. Ia mengatakan dana BOS untuk pemenuhan sarana kesehatan tak cukup dan dibutuhkan dana ekstra.

"Untuk urus menganggarkan itu kan ujungnya kan kepala sekolah. Hal teknis dengan BOS, pengadaaan masker, tes swab, dan lainnya teknisnya tak mudah. Ini juga butuh ekstra karena kan sumber daya manusia di sekolah terbatas," tambahnya.

Pentingnya Infrastruktur sanitasi

Satriwan menyebutkan salah satu syarat pembukaan sekolah di zona hijau yang mesti diperhatikan adalah penyiapan sanitasi dan kesehatan di sekolah seperti wastafel, hand sanitizer, sabun cair, penyemprotan disinfektan, dan kebutuhan lain.

Fasilitas tersebut untuk memastikan siswa, guru, dan tenaga pendidik di sekolah tetap steril dan terhindar dari penularan Covid-19.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.