Kompas.com - 08/06/2020, 21:50 WIB
Laboratorium Sentral Unpad siap menjadi tempat pemeriksaan sampel Covid-19. Dok HUMAS UNPADLaboratorium Sentral Unpad siap menjadi tempat pemeriksaan sampel Covid-19.

KOMPAS.com - Universitas Padjadjaran menyiapkan skenario tatanan baru penyelenggaraan kegiatan kampus. Skenario disiapkan agar penyelenggaraan kegiatan kampus dan keberlanjutan layanan pendidikan tetap produktif, berkinerja, dan kesehatan warga Unpad tetap terjaga.

Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti menjelaskan, skenario tatanan baru penyelenggaraan kegiatan kampus mengacu pada sejumlah aspek. Pertama, Unpad tetap berkomitmen mengurangi penyebaran Covid-19 dengan berpedoman pada protokol kesehatan yang ditetapkan Gugus Tugas Covid-19 nasional maupun Satuan Tugas Covid-19 Unpad.

Saat melakukan Sosialisasi Tatanan Pandemi Covid-19 dan Arah Kebijakan Unpad di hadapan dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Hukum Unpad melalui aplikasi Zoom, Jumat (5/6), Rektor memaparkan, aspek selanjutnya dari tatanan baru kegiatan kampus adalah tetap menganut fleksibilitas dalam pengelolaan kegiatan akademik.

Meski terkendala pandemi, Prof. Rina mendorong agar interaksi Unpad harus tetap aktif dengan jejaring nasional maupun internasional. Interaksi dilakukan secara virtual, sehingga reputasi Unpad di tingkat internasional tetap terjaga.

Sementara layanan pendidikan tetap menggunakan sistem daring dengan tetap memenuhi standar kualitas. Pembelajaran daring di Unpad didorong untuk tidak monoton dan tetap mencapai standar/capaian pembelajaran yang ditetapkan kurikulum di tiap program studi.

Baca juga: Tes PCR, 44 Petugas di Lingkungan Lab BSL3 Unpad Dinyatakan Negatif Covid-19

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di aspek riset, Unpad tetap fokus melakukan riset yang untuk menghasilkan inovasi dan kebaruan ilmu pengetahuan untuk perbaikan kualitas kesehatan dan kehidupan masyarakat. Kolaborasi dengan pihak eksternal dan memanfaatkan metode daring tetap dilakukan.

Ada tiga tahapan dalam mewujudkan tatanan normal baru di tingkat Unpad. Tahap pertama adalah masa Disrupsi Tanggap Covid-19 (Level C) dari Maret hingga Juli 2020. Pada tahap ini, Unpad menutup sebagian besar aktivitas di kampus dan mengganti metode pembelajaran dengan menggunakan daring.

Selanjutnya, Unpad mulai bersiap masuk ke tahap Rekonstruksi Tatanan Kampus yang Baru (Level B) mulai Semester Ganjil 2020/2021.

Pada level ini, jika kondisi pandemi tidak memburuk, akses kampus dibuka terbatas dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Laboratorium riset kembali diaktifkan. Pendidikan profesi dan pascasarjana akan dibuka terbatas dengan konsep perkuliahan menggunakan kombinasi antara tatap muka dan daring.

“Pada level B kita melatih perubahan perilaku, perubahan cara, dan sikap produktif tetapi tetap aman dan sehat,” kata Prof. Rina.

Jika ada kelonggaran kembali, maka tahap selanjutnya adalah menuju Tatanan Kampus yang Baru (Level C). Kampus sepenuhnya dibuka.

Sivitas akademika kembali ke kampus dengan protokol kesehatan yang ketat dan perilaku normal baru. Layanan pendidikan tetap menggunakan metode kombinasi (blended learning).

Protokol Kesehatan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.