Kompas.com - 11/06/2020, 10:00 WIB
Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta adalah salah satu perguruan tinggi kedinasan di Indonesia di bawah naungan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang dahulu dikenal dengan nama Akademi Ilmu Pelayaran atau Pendidikan dan Latihan Ahli Pelayaran Jakarta. Dok. STIPSekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta adalah salah satu perguruan tinggi kedinasan di Indonesia di bawah naungan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang dahulu dikenal dengan nama Akademi Ilmu Pelayaran atau Pendidikan dan Latihan Ahli Pelayaran Jakarta.

2. Usia maksimal 23 tahun dan minimal 16 tahun pada 1 September 2020, kecuali khusus untuk:

  • D-III (D3) LLU dan Diploma III MLLU minimal 18 tahun pada 1 Juli 2020
  • D-IV (D4) LLU minimal 17 tahun pada 1 Juli 2020

3. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) Calon Taruna/Taruni Pola Pembibitan:

  • Untuk lulusan tahun 2019 dan tahun-tahun sebelumnya, mempunyai nilai rata-rata ujian yang tertulis pada ijazah tidak kurang dari 7,0 (skala penilaian 1-10) / 70,00 (skala penilaian 10-100) / 2,8 (skala penilaian 1-4).
  • Untuk lulusan tahun 2020, mempunyai nilai rata-rata rapor untuk komponen Pengetahuan pada 5 semester (semester 1-5) minimal 70,00 (skala penilaian 10-100), dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan dinyatakan lulus dengan menunjukkan ijazah SMA/Sederajat.
  • Untuk lulusan tahun 2019 dan sebelumnya, jika nilai rata-rata ijazah menggunakan skala penilaian 1-10 atau skala penilaian 1-4, diwajibkan untuk mengonversi nilai tersebut menjadi skala penilaian 10-100 dengan melampirkan surat keterangan dari sekolah asal yang ditandatangani Kepala Sekolah (panduan dapat diunduh di https://sipencatar.dephub.go.id/panduan).
  • Bagi lulusan luar negeri atau mempunyai ijazah berbahasa asing, dapat melampirkan surat penyetaraan/persamaan ijazah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca juga: Pendaftaran IPDN 2020 Dibuka Senin 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Daftar

4. Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm, kecuali untuk:

  • Program Studi Diploma III PPKP minimal 165 cm
  • Program Studi Diploma III OBU, pria minimal 165 cm dan wanita minimal 160 cm

5. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba.

6. Calon Taruna tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat).

Baca juga: Link dan Cara Pendaftaran KIP Kuliah Jalur SBMPTN 2020

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

7. Calon Taruni tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak berlubang tindik di telinga lebih dari 1 pasang (telinga kiri dan kanan).

8. Ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total.

9. Tidak sedang menjalani dan terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan.

10. Belum pernah diberhentikan dengan tidak hormat dan/atau mengundurkan diri sebagai Taruna/Taruni di lingkungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan.

11. Bersedia menaati segala peraturan pada Pola Pembibitan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X