Kompas.com - 30/06/2020, 15:40 WIB

“Melakukan program dengan mengambil seperempat waktu mahasiswa S1. Satu tahun dari empat tahun (kuliah) bisa dilakukan di luar kampus. Mereka harus belajar di luar kampus,” ujarnya.

Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono, mengatakan program KKN merupakan kegiatan proses pembelajaran di kampus dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam rangka menumbuhkan empati dan kepedulian mahasiswa pada permasalahan riil masyarakat.

Namun, di tengah masa pandemi Covid-19, imbuhnya, tidak memungkinkan interaksi mahasiswa dengan masyarakat sehingga dilakukan secara daring.

“Kita tidak ingin mahasiswa terlambat masa studinya apalagi KKN sebagai mata kuliah wajib yang harus terus terselenggara dan memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan mahasiswa serta masyarakat,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum Kagama, Ganjar Pranowo , dalam sambutan pengarahannya menyampaikan agar mahasiswa mengedukasi warga masyarakat yang selama ini mengalami kekhawatiran terhadap Covid.

Apalagi, kegiatan vaksinasi di posyandu hingga suntik KB pun tidak lagi berjalan karena takut tertular.

“Mahasiswa bisa mengedukasi warga soal Covid,” katanya.

Di samping edukasi pencegahan Covid, ia juga meminta mahasiswa untuk membantu pendataan secara digital terhadap kelompok masyarakat yang selama ini terdampak dari Covid.

Sebab, banyak data penyerahan bantuan sosial yang tidak tepat sasaran karena data yang tidak tepat.

Sementara itu, Direktur Pengabdian kepada Masyarakat, Prof. Irfan Priyambada, mengatakan pelaksanaan KKN PPM UGM kali ini dilakukan secara daring atau online.

Mahasiswa KKN ditempatkan di 178 lokasi, tersebar di 28 provinsi, 77 kabupaten, dan 263 desa.

Selama di lokasi, para mahasiswa akan melakukan berbagai tema program kegiatan diantaranya meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, pengembangan desa wisata, penguatan ekonomi kerakyatan dan menyiapkan masyarakat menuju era New Normal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.