Kompas.com - 09/07/2020, 15:32 WIB

KOMPAS.com - Hasil Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri (SBMPN) tahun 2020 resmi diumumkan pada 4 Juli 2020.

Pasca diumumkannya hasil SBMPN 2020, tercatat ada empat program studi (prodi) yang menduduki peringkat atas dengan peminat tertinggi

Merangkum laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), prodi terfavorit didominasi oleh bidang bisnis dan informatika dengan urutan Program Studi Akuntansi pada urutan pertama.

Baca juga: Pendaftaran KIP Kuliah Jalur Mandiri PTS Dibuka, Ini Link dan Cara Daftar

Lalu, prodi selanjutnya yang paling diminati peserta SBMPN ialah Administrasi Bisnis, Manajemen Bisnis dan Teknik Informatika.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Wikan Sakarinto mengatakan, masyarakat masih menaruh kepercayaan yang besar pada prodi-prodi bernuansa bisnis dan ekonomi, seperti Akuntansi, Administrasi Bisnis dan Manajemen Bisnis.

“Masyarakat menganggap kebutuhan akan alumni prodi ini banyak dibutuhkan, terutama dalam membangun perekonomian di Indonesia,” ujar Wikan seperti dilansir dari laman Kemendikbud.

Baca juga: Belajar Bahasa Korea Gratis dari Korea Foundation, Uang Saku Rp 12 Juta

Masyarakat, lanjut dia, kini juga mulai melirik peluang-peluang yaitu dengan membangun bisnis atau usaha, membuka dan mengatur usaha, keuangan, serta dokumentasi dengan baik secara offline dan online.

“Tak hanya itu, lulusan yang mampu membuka usaha yang kreatif, inovatif barbasis IT dan menciptakan lapangan kerja akhir-akhir ini juga dibutuhkan. Selain memberi ruang berkembangnya industri kreatif, juga diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat,” terang Wikan.

Perkembangan teknologi yang kian pesat, terutama yang berhubungan dengan informasi dan komputer ditengarai menjadi alasan kenapa prodi Studi Teknik Informatika juga banyak dipilih.

Di samping, lanjut dia, prediksi bahwa kebutuhan tenaga kerja pada empat prodi itu masih sangat tinggi.

Baca juga: Beasiswa S2 Brunei, Kuliah Gratis dan Tunjangan Rp 5 Juta Per Bulan

Wikan berharap ke depannya pemerintah dapat mengakomodir peminatan ini melalui kebijakan-kebijakan strategis dalam rangka pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.

Selain itu, perguruan tinggi akan mendukungnya melalui kerja sama dan kolaborasi serta pengembangan inovasi seiring dengan kemajuan sektor industri.

Pendidikan vokasi kian diminati

Menurut Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri Se-Indonesia (FDPNI) sekaligus Ketua SBMPN 2020 Zainal Arief, sejak dibuka pendaftaran pada tanggal 19 Mei hingga 25 Juni 2020, tercatat jumlah 114.532 siswa yang mengikuti seleksi jalur SBMPN.

“Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan tahun lalu. Bahkan di beberapa politeknik peningkatannya hampir 100 persen,” terang Zainal.

Baca juga: Beasiswa D3/S1 dari Universitas Islam Indonesia, Bebas Biaya Kuliah

Melihat animo pendaftar yang meningkat tajam, menunjukkan betapa masyarakat makin menaruh harapan tinggi pada pendidikan vokasi di Indonesia.

Peminatan memang sering dikaitkan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan dan prospek ke depan lulusan. Itu juga sepertinya menjadi alasan mengapa jenjang pendidikan yang kebanyakan dipilih pendaftar adalah Diploma III atau Sarjana Terapan dibandingkan dengan Diploma III.

Pada kesempatan berbeda, Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi Benny Bandanadjaya menyatakan antusiasnya dengan kenaikan jumlah pendaftar SBMPN 2020 ini.

Baca juga: Seperti Ini Simulasi Belajar Tatap Muka di Sekolah untuk Zona Hijau

Ia mengatakan dengan bentuk pembelajaran di Pendidikan Tinggi Vokasi, sebagian besar praktik akan sangat mendukung lulusannya untuk menjadi ahli dan terampil dalam bidangnya masing-masing.

“Harapannya dengan lahirnya banyak lulusan-lulusan politeknik dengan kompetensi dan keahlian di bidang ekonomi dan IT, maka lulusan politeknik akan dapat ikut mendorong meningkatnya perekonomian Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara umum,” ujar Benny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.