Guru, Kemendikbud Jelaskan 7 Prinsip Utama Pengajaran di Masa Pandemi

Kompas.com - 20/07/2020, 18:14 WIB
Guru memberikan pengarahan kepada murid saat hari pertama masuk sekolah di SDN 11 Marunggi, Pariaman, Sumatera Barat, Senin (13/7/2020). Kota Pariaman bersama Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Sawahlunto dan Kabupaten Pasaman Barat merupakan empat daerah di zona hijau di Sumatera Barat yang sudah memulai aktivitas belajar-mengajar di sekolah dengan pola tatap muka langsung dan menerapkan protokol kesehatan COVID-19. ANTARA FOTO/IGGOY EL FITRAGuru memberikan pengarahan kepada murid saat hari pertama masuk sekolah di SDN 11 Marunggi, Pariaman, Sumatera Barat, Senin (13/7/2020). Kota Pariaman bersama Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Sawahlunto dan Kabupaten Pasaman Barat merupakan empat daerah di zona hijau di Sumatera Barat yang sudah memulai aktivitas belajar-mengajar di sekolah dengan pola tatap muka langsung dan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

KOMPAS.com - Selama masa pandemi Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) menyatakan, ketuntasan kurikulum bukanlah menjadi tujuan utama proses belajar mengajar di sekolah maupun dari rumah.

Melainkan lebih menekankan pada kompetensi literasi, numerasi dan karakter.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud Iwan Syahril mengutarakan prinsip-prinsip utama dalam pengajaran pada masa pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikannya saat membuka Webinar bertajuk “Memimpin Sekolah dengan Segala Keterbatasan di Era Adaptasi Kebiasaan Baru”.

Baca juga: Dana KJP Plus Bulan Juli Cair Hari Ini, Berikut Jadwalnya

Berikut 7 prinsip utama dalam pengajaran pada masa pandemi Covid-19:

1. Kesehatan dan keselamatan adalah hal yang terpenting. Protokol kesehatan harus dipatuhi.

2. Sebelum memulai pelajaran di tahun ajaran baru, lakukan asesmen diagnostik untuk mengetahui tahap perkembangan murid.

3. Susun kegiatan pembelajaran sesuai asesmen diagnostik tersebut. Kurikulum harus disesuaikan. Lakukan diferensiasi. Remedial teaching. Perhatian lebih kepada murid-murid yang paling tertinggal. Perhatikan aspek kognitif dan non-kognitif. Guru- guru dapat berkolaborasi.

4. Laksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan konteks daerah, sekolah, dan murid. Lakukan dialog dengan kepala sekolah, orang tua, dan pemangku kepentingan yang terkait.

5. Lakukan refleksi secara berkala.

Baca juga: Kemendikbud Buka Pendaftaran Guru Penggerak, 2.800 Guru Akan Direkrut

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemendikbud Buka Lowongan Magang Mahasiswa, Ini Posisi dan Syarat

Kemendikbud Buka Lowongan Magang Mahasiswa, Ini Posisi dan Syarat

Edu
[POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

[POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

Edu
Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

Edu
4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang 'Engineering-Technology' QS WUR 2021

4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang "Engineering-Technology" QS WUR 2021

Edu
Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

Edu
Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

Edu
I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

Edu
Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

Edu
Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

Edukasi
Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

Edu
30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

Edu
'Overheard Jakarta', Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

"Overheard Jakarta", Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

Edukasi
Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

Edukasi
Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

Edu
Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

Edu
Close Ads X