Memperkuat Merdeka Belajar dan Prestasi Siswa di Normal Baru Pendidikan

Kompas.com - 27/07/2020, 16:48 WIB
Ilustrasi mahasiswa Dok. PixabayIlustrasi mahasiswa

Para pihak yang mendukung proses pembelajaran di antaranya: orangtua, guru, kepala sekolah, dinas pendidikan, komite sekolah, dan lainnya. Peran masing-masing pihak akan memberikan kontribusi pada pelaksanaannya.

Sebagai contoh, orangtua yang mengijinkan anaknya untuk melaksanakan pembelajaran langsung akan menjadi dorongan semangat dan contoh untuk yang lainnya, termasuk juga peran orang ua dalam mendampingi pelaksanaan pembelajaran daring.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah mengeluarkan beberapa fasilitas pembelajaran daring, baik dalam bentuk materi daring, pengembangan konten pendidikan daring, kerja sama dengan televisi, kerja sama dengan provider, dan lainnya.

Menurut Findley (1987) Collaborative Networked Learning (CNL) pembelajaran yang terjadi melalui dialog elektronik antara co-learner, leaner (peserta didik), dan para pakar yang masing-masing memegang kendali atas dirinya sendiri.

Peserta didik memiliki sebuah tujuan bersama, tergantung pada satu sama lain dan bertanggung jawab kepada satu sama lain untuk keberhasilan mereka. Kondisi tersebut membutuhkan kerja sama dengan semua pihak.

Tantangan peserta didik dan prestasi

Melihat kondisi dan perkembangan pandemik Covid-19, diperlukan upaya integratif mendukung dan mewujudkan peserta didik untuk terus berprestasi.

Tantangan yang dihadapi peserta didik, diantaranya: kondisi realitas peserta didik yang masih memiliki keterbatasan untuk melakukan pembelajaran daring baik dari sisi jaringan, perangkat, sampai kepada motivasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tips Tingkatkan Prestasi Siswa Selama Belajar dari Rumah

 

Wilayah perkotaan berbeda dengan wilayah perdesaan.

Peserta didik yang berada di wilayah perkotaan mendapatkan akses internet lebih mudah dan cepat, dibanding dengan peserta didik yang berada di daearah-daerah yang jaringannya sulit.

Peran manajemen sekolah, dinas pendidikan dan perusahaan sangat mendukung untuk memberikan solusi. Beberapa daerah sudah meminta untuk provider dapat memberikan jaringan dan akses.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X