Jadi Penentu Kualitas Belajar, Guru Didorong Berpusat pada Siswa

Kompas.com - 14/08/2020, 08:58 WIB
Inisiatif Penggerak Pendidikan dalam Memimpin Pembelajaran oleh Tanoto Foundation dan Yayasan Inspirasi, Kamis (13/8/2020). Dok. Tanoto FoundationInisiatif Penggerak Pendidikan dalam Memimpin Pembelajaran oleh Tanoto Foundation dan Yayasan Inspirasi, Kamis (13/8/2020).

KOMPAS.com - Guru memegang peran penting dalam tumbuh kembang siswa. Tak hanya dalam ranah akademis, namun juga dalam karakter keseharian.

Praktisi pendidikan Itje Chodidjah mengatakan, guru adalah kurikulum, guru adalah kurikulum itu sendiri.

Bagi siswa, guru merupakan contoh perilaku akademis, perilaku sosial, perilaku religius, hingga perilaku emosional.

"Kualitas proses belajar murid ditentukan oleh kualitas guru dan kepala sekolahnya," papar Itje dalam webinar Inisiatif Penggerak Pendidikan dalam Memimpin Pembelajaran oleh Tanoto Foundation dan Yayasan Inspirasi, Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Kemendikbud Buka Pendaftaran Guru Penggerak, 2.800 Guru Akan Direkrut

Karena itu, lanjut dia, dengan pembelajaran yang berpusat pada siswa, maka siswa memperoleh kesempatan dan fasilitas untuk membangun sendiri pengetahuannya.

“Melalui penerapan pembelajaran yang berpusat pada siswa, maka siswa diharapkan dapat berpartisipasi secara aktif, selalu ditantang untuk memiliki daya kritis, mampu menganalisa dan dapat memecahkan masalahnya sendiri,” ujarnya.

Namun, imbuh Itje, untuk bisa mendidik yang berpusat pada siswa, maka guru maupun kepala sekolah harus menjadi pembelajar dan memiliki jiwa self regulated learning atau pembelajaran regulasi diri secara terus menerus.

Self regulated learning merupakan suatu proses ketika siswa mampu mengendalikan pikiran, perilaku, dan emosinya untuk mencapai kesuksesan di dalam proses belajar,” kata Itje.

Baca juga: Guru, Ini Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Darurat dari Kemendikbud

Pentingnya peran penggerak pendidikan, baik guru, kepala sekolah atau pengawas, dalam memajukan pendidikan kini juga tengah digaungkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Direktur Program Pendidikan Dasar Tanoto Foundation M Ari Widowati menambahkan, guru maupun kepala sekolah penggerak diharapkan menjadi pemimpin pembelajaran yang menciptakan pembelajaran yang berpusat pada siswa, menggerakkan ekosistem pendidikan yang lebih baik, dan dapat menjadi contoh bagi guru dan sekolah lainnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X