Rektor Amikom: Ini Kunci Sukses Film Animasi "Battle of Surabaya"

Kompas.com - 24/08/2020, 17:40 WIB
Kompas Talks yang menghadirkan pembicara yakni penulis film animasi Battle of Surabaya yang juga Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Prof Suyanto. Tangkapan layar Instagram Harian KompasKompas Talks yang menghadirkan pembicara yakni penulis film animasi Battle of Surabaya yang juga Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Prof Suyanto.
|

KOMPAS.com - Film animasi berjudul " Battle of Surabaya", hasil karya anak bangsa ini patut diacungi jempol. Pasalnya, banyak penghargan yang sudah diraih di luar negeri.

Bahkan film ini bisa meraih Best Animation pada penghargaan Hollywood International Motion Pictures Film Festival 2018. Serta meraih penghargaan di berbagai festival film internasional.

Ternyata, orang menjadi motor utama dari pembuatan film tersebut ialah Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Prof. Dr. Suyanto, MM yang juga sebagai penulis maupun eksekutif produsernya.

Baca juga: Tertarik Kuliah yang Mendalami Indonesia? Berikut 7 Pilihan Prodinya

Kunci sukses Battle of Surabaya

Pada Kompas Talks yang diadakan oleh Harian Kompas melalui siaran langsung di akun Instagram @hariankompas, Senin (24/8/2020) sore, Prof. Suyanto berbagi cerita mengenai kunci sukses film animasinya tersebut.

Saat mengobrol dengan host Wartawan Harian Kompas Riana A Ibrahim, Prof. Suyanto mengatakan ada 4 hal yang dibutuhkan sebelum membuat sebuah film animasi, yakni:

  1. Tema
  2. Karakter
  3. Alur cerita
  4. Lingkungannya

"Sebenarnya rumusnya cukup sederhana. Saya ingin membuat film dengan cerita lokal yang bisa mendunia," ujar Prof. Suyanto.

Menurut Rektor Amikom, Battle of Surabaya mengambil latar belakang peristiwa bersejarah saat perang di Surabaya 10 November 1945.

"Tetapi, pesan yang ingin disampaikan ialah tidak ada yang menang dalam sebuah perang," turut Prof. Suyanto pada Kompas Talks bertema "Dunia Animasi Hollywood: Bagaimana Mendesain Screenplay?"

Dalam film animasi tersebut juga harus ada 4 hal, yaitu:

  1. pahlawan
  2. musuh
  3. mentor atau pembimbingnya
  4. sahabat

Lantas, bagaimana caranya agar sebuah film bisa dibawa ke dunia termasuk ke Hollywood? Prof. Suyanto membeberkan tipsnya yaitu harus memiliki lawyer atau pengacara dan talent agency.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X