Kompas.com - 27/08/2020, 15:22 WIB
Ilustrasi KOMPASIlustrasi
|

KOMPAS.com - Bagi masyarakat khususnya siswa, apakah kalian sudah paham perjalanan kurikulum di Indonesia? Kapan kurikulum pendidikan itu dimulai?

Mumpung masih dalam suasana merayakan HUT ke-75 RI, mari kita sejenak melihat kurikulum dari masa ke masa.

Melansir akun Instagram Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud, Rabu (26/8/2020), berikut ini penjelasannya.

Baca juga: Kemendikbud: Kurikulum Darurat untuk Kurangi Beban Guru dan Siswa

1. Kurikulum 1947

Pada masa awal kemerdekaan (1945-1950), Pancasila dijadikan landasan utama praktik pendidikan (Pasal 31 UUD 1945).

2. Kurikulum 1964

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada masa orde lama, Pasal 30 UUDS: UU No 4/1950 tentang Dasar-dasar Pendidikan dan Pengajaran di Sekolah.

3. Kurikulum 1968

Rencana Pendidikan Sekolah Dasar:

  • Tap MPRS No.XXVII/MPRS/1966, Tujuan Pendidikan Nasional dalam GBHN
  • UU No.2/1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  • 17 Perangkat Hukum berupa PP dan Kepmen

4. Kurikulum 1973

Kurikulum Proyek Perintis Sekolah Pembangunan (PPSP)

5. Kurikulum 1975

  • Kurikulum Sekolah Dasar
  • Muncul Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK)

6. Kurikulum 1984

Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA)

7. Kurikulum 1994

8. Kurikulum 1997

Revisi Kurikulum 1994

9. Kurikulum 2004

  • Rintisan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK)
  • Mulai muncul kelas akselerasi

10. Kurikulum 2006

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sekolah bebas mengembangkan kurikulum sesuai dengan kondisi. Mulai muncul kelas bestandar internasional.

11. Kurikulum 2013

Mengembangkan konsep kompetisi inti sebagai integrator horizontal. Sejumlah mata pelajaran dikurangi atau diintegrasi

Namun, pada konteks kekinian, dalam rangka meringankan kesulitan pembelajaran di masa pandemi, pemerintah menyiapkan dukungan kebijakan pelaksanaan kurikulum di masa khusus. Yakni satuan pendidikan dapat:

  • tetap menggunakan kurikulum nasional 2013.
  • menggunakan penyederhanaan kurikulum dalam kondisi khusus yang disusun oleh Kemendikbud.
  • melakukan penyederhanaan kurikulum secara mandiri.

Baca juga: Ini Penjelasan Lengkap Mendikbud Mengenai Kurikulum Darurat

Kemendikbud juga menyediakan modul-modul pembelajaran untuk PAUD dan SD yang diharapkan membantu proses belajar dari rumah dengan mencakup uraian pembelajaran berbasis aktivitas untuk guru, orang tua, dan peserta didik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X