Festival dan Serambi Literasi, Upaya Kemendikbud Peringati Hari Aksara di Tengah Pandemi

Kompas.com - 01/09/2020, 17:19 WIB
Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) Samto hadir dalam acara Penyusunan Perangkat Pembelajaran Hari Aksara Internasional pada Senin (31/8/2020) di Bogor. DOK. KEMENDIKBUDDirektur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) Samto hadir dalam acara Penyusunan Perangkat Pembelajaran Hari Aksara Internasional pada Senin (31/8/2020) di Bogor.

Dalam acara Penyusunan Modul Hari Aksara International 2020, Samto menjelaskan bahwa mayoritas orang yang buta aksara tinggal di daerah terpencil.

“Memerlukan perjuangan, 3 juta orang ini tinggal di daerah sulit perlu upaya strategi agar masyarakat Indonesia terlayani dan mendapatkan informasi dengan kemampuan baca tulis," ungkap Santo.

Pasalnya, pemerintah Indonesia ingin terus berupaya untuk menghapuskan jumlah orang yang buta aksara.

Baca juga: Ajak Anak Gemar Menabung Lewat Komik Literasi Keuangan Bankir Cilik Ini

Melansir dari artikel Just Actions, bila semua orang dewasa bisa membaca serta menulis, mereka bisa memanfaatkan kemampuan tersebut untuk pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, kesehatan, dan partisipasi politik.

Alhasil, peningkatan masyarakat yang melek huruf memang sejalan dengan peningkatan produktivitas dan pendapatan tenaga kerja, hasil kesehatan, serta partisipasi politik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.