Webinar UNS: Ini Tips Kelola Keuangan Mahasiswa

Kompas.com - 20/09/2020, 08:20 WIB
Ilustrasi mahasiswa SHUTTERSTOCKIlustrasi mahasiswa
|

KOMPAS.com - Untuk mencapai tujuan tentu harus ada perencanaan. Hal ini sama dengan mengatur keuangan. Jika tidak diatur keuangannya, maka pengeluarannya bisa lebih besar dari pemasukan.

Untuk itulah diperlukan perencanan keuangan yang baik bagi seseorang, terlebih bagi seorang mahasiswa. Apalagi mahasiswa suka lupa dengan pengeluarannya.

Terkait hal itu, Keluarga Mahasiswa Teknik Mesin (KMTM) Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret ( UNS) Surakarta menggelar webinar dengan tema "Learn How To Organize Finance Properly".

Baca juga: Akademisi UNS: Ini Pentingnya Tanaman Obat Keluarga bagi Kesehatan

Acara ini dilaksanakan melalui aplikasi Zoom Meeting pada Jumat (11/9/2020). Terdapat lebih dari 200 peserta hadir dalam webinar ini.

Adapun narasumbernya ialah Widya Yuliarti, SST., MM., CFP., seorang financial planner. Saat membuka acara, Widya menekankan pentingnya sebuah perencanaan itu mencapai suatu tujuan.

"Kalau sebuah goal tanpa planning itu cuma seperti harapan saja. Itu nggak ada action plan nya. Jadi, penting banget buat planning," ujar Widya seperti dikutip dari laman UNS, Sabtu (19/90/2020).

Manfaat fungsi perencanaan keuangan

1. Seorang individu akan memiliki ilmu yang bermanfaat.

2. Fungsi utama membantu pengaturan pengeluaran keuangan agar mencapai tujuan keuangan.

3. Jika dalam hal keuangan sudah baik maka hidup akan lebih tertata.

4. Perencanaan keuangan yang baik dapat membawa kebaikan.

Langkah awal yang harus dilakukan ketika seseorang ingin mengatur perencanaan keuangan adalah harus mengenal kondisi keuangan masing-masing terlebih dahulu dilanjutkan dengan alokasi keuangan.

"Kita harus kenal sama keuangan kita. Sebenarnya, kita masuk tipe yang saver atau spender. Financial check up berguna untuk mengetahui kondisi keuangan kita," katanya.

Tak hanya itu saja, seseorang juga harus membuat alokasi keuangan. "Kalau aku minimal 20 persen untuk menabung, 80 persen adalah biaya hidup," imbuh Widya.

Tips bagi mahasiswa

Selain itu, Widya juga membagikan tips agar mahasiswa secara bijak dapat mengontrol keuangannya, yakni:

1. Hal awal yang harus dilakukan adalah membuat budgeting dan catatan uang harian. Dengan adanya kedua hal tersebut, mahasiswa akan tahu uangnya habis digunakan untuk keperluan apa.

2. Jika seorang mahasiswa ingin berinvestasi, maka harus memiliki keamanan keuangan terlebih dahulu yang mencakup dana darurat.

"Kalau mau investasi kita harus punya keamaan keuangan, ngerti juga jenis investasinya lalu punya tujuan keuangan. Jadi itu sebenarnya langkah-langkah untuk investasi," terang Widya.

Diharapkan, dari webinar ini mahasiswa dapat mengelola keuangannya menjadi lebih baik. Dengan begitu, mahasiswa akan tahu selama ini untuk apa uangnya dihabiskan.

Baca juga: Maba Dokter Spesialis UNS Harus Miliki Bekal Paket Komplet

Cerdas finansial perlu dikembangkan sedini mungkin sejak mahasiswa. Terlebih ketika nanti sudah lulus dan bekerja hingga sudah berkeluarga akan sangat penting seseorang paham bagaimana mengatur keuangannya dengan baik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X