Kisah Sukses Luky, Lulusan SMK Berprestasi di Tingkat Dunia

Kompas.com - 25/09/2020, 10:37 WIB
Luky Wiranda saat mengerjakan sesuatu. DOK.Laman Ditjen Diksi KemendikbudLuky Wiranda saat mengerjakan sesuatu.
|

KOMPAS.com - Rasa bangga coba ditunjukkan oleh Luky Wiranda, lulusan SMK Negeri 1 Bogor Jawa Barat. Ternyata, dia memiliki prestasi di kancah nasional hingga internasional.

Saat sekolah pada 2016 dia memenangkan juara favorit Animasi Bogor Motion. Kemudian pada 2018, Luky menyabet Juara 2 Nasional Graphic Design Technology.

Tak hanya itu saja, tahun 2019 bahkan mampu masuk dalam urutan 10 besar tingkat dunia, yaitu juara 8 World Skill Competition di Khazan, Rusia.

Baca juga: Bingung Melangkah Usai Lulus SMK? Ini 6 Peluang buat Kamu

Melansir laman Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud), Kamis (24/9/2020), Luky lulusan SMKN 1 Bogor tahun 2018.

Ada keinginan belajar mandiri

Prestasi yang diraih Luky itu ternyata diawali dari minat dan keisengan mempelajari desain grafis. Dia sendiri suka dengan aplikasi desain photoshop sejak SD.

Luky berkeinginan untuk mengeksplorasi segala hal. Dengan mengetahui passion di bidang desain grafis inilah menjadikan Luky semakin mantap memilih SMK untuk menempuh jenjang pendidikan.

"Keunggulannya SMK itu langsung praktik, daripada membayangkan. Kita juga bisa langsung kerja seperti magang hingga tahu dunia kerja. Itu spesial," ujarnya.

Ada banyak keuntungan yang dia dapat ketika ikut kompetisi dalam skala internasional. Walaupun kompetisi ini mengharuskan dia untuk menghentikan kegiatannya selama setahun, tetapi ia mengaku sangat beruntung.

Tentu dia bisa mendapatkan pelatihan yang kini telah membentuk karakter kuat dalam dirinya. "Selama satu tahun itu aku dibentuk, dibantu sama pelatih atau tim lainnya. Kalau aku tidak ambil kesempatan ini, tidak akan seperti sekarang," jelasnya.

Tak hanya itu saja, dari kebebasan yang diberikan pelatih justru memberikan peluang bagi rasa keingintahuan Luky untuk berkembang.

Luky juga mampu mengupas banyak hal tentang desain yang belum diketahui. Ini karena dia terus belajar dan ingin terus berkembang.

Hasilnya, dengan pendidikan karakter yang dimiliki saat ini, Luky dapat mudah beradaptasi dengan lingkungan kerja dalam kehidupan yang sebenarnya.

Karena prestasi yang diraihnya itu, Luky meraih beasiswa kuliah jurusan desain grafis di salah satu universitas di Jakarta.

Jadi mahasiswa sambil kerja

Meski sibuk sebagai mahasiswa, Luky juga bekerja sabagai internship di PT Visionet. Selain itu, ia juga menjadi trainer di gdtlab.id yang merupakan platform khusus untuk menampilkan informasi dan media belajar bagi siswa SMK.

Platform yang berisi informasi seputar ajang kompetisi, info lomba, dan kelas pelatihan ini dibentuk agar dapat memberikan wadah yang lebih luas bagi siswa SMK, khususnya dalam bidang desain grafis untuk berkarya secara maksimal.

Dijelaskan, prestasi ini dia dapat berkat hasil jerih payahnya dalam berlatih dan belajar berbagai hal baru dalam dunia desain grafis.

"Aku ini orangnya penasaran sekali seperti kalau lihat poster bagus. Jadi, aku suka eksplorasi dan publish di sosmed. Di situ aku coba cerita kenapa aku bikin ini," tutur Luky.

Untuk itulah dia berharap, karakter pembelajaran yang mandiri ini bisa hidup di masing-masing diri generasi muda, sehingga ke depannya Indonesia semakin banyak melahirkan SDM unggul dan kompeten.

Baca juga: Kemendikbud: Info Lowongan Lulusan SMK Minggu Ketiga September 2020

"Coba saja terus belajar yang bisa digunakan untuk jangka panjang. Jadi, tahu bagaimana mengimplementasikannya di masa depan," jelas Luky.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemendikbud Buka Lowongan Magang Mahasiswa, Ini Posisi dan Syarat

Kemendikbud Buka Lowongan Magang Mahasiswa, Ini Posisi dan Syarat

Edu
[POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

[POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

Edu
Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

Edu
4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang 'Engineering-Technology' QS WUR 2021

4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang "Engineering-Technology" QS WUR 2021

Edu
Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

Edu
Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

Edu
I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

Edu
Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

Edu
Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

Edukasi
Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

Edu
30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

Edu
'Overheard Jakarta', Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

"Overheard Jakarta", Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

Edukasi
Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

Edukasi
Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

Edu
Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

Edu
Close Ads X