Kompas.com - 29/09/2020, 13:47 WIB
Ilustrasi air bersih THINKSTOCKS/KENZAZAIlustrasi air bersih
|

Ada pula karena jumlah penduduk yang semakin meningkat, terjadi eksploitasi lahan secara masif tanpa memperhatikan daya tampung sehingga semua dijadikan pemukiman, dipakai kegiatan publik, mengakibatkan Daerah Aliran Sungai atau DAS menjadi kritis.

Akibatnya air tidak lagi masuk dalam struktur tanah, saat kemarau terjadi kekeringan sedangkan saat penghujan terjadi banjir. Akibat lainnya terjadi pencemaran lingkungan serta penumpukan sampah.

Karenanya, peran sungai dan danau yang tidak hanya menjadi sumber air tawar bagi masyarakat, menuntut penanganan yang bijak.

Kini sungai juga menjadi sarana transportasi, sumber air untuk irigasi dan air baku, pembangkit tenaga listrik, budi daya perikanan, sumber makanan dan minuman unsur biotik, tempat rekreasi dan olahraga, serta tempat hidup sehari-hari dan kelangsungan ekosistem menuntut penanganan yang terpadu.

"Selain danau, dikhawatirkan fungsi sungai juga terus terdegradasi. Karena itu, disarankan agar penggunaan air di sekitar DAS dibatasi," katanya.

Dua pendekatan penanganan sungai

Dalam konteks inilah, Iptek diperlukan untuk membantu menangani masalah-masalah yang berkait dengan ketersediaan dan kelestarian air tawar untuk umat manusia.

Dijelaskan, ada dua pendekatan untuk menangani sungai-sungai yang ada, yakni:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Pendekatan non-struktural

Iptek bisa dipakai untuk membantu menentukan daya dukung dan daya tampung, penentuan baku mutu perairan, penentuan garis sepadan sungai, penentuan peruntukan sungai, peningkatan peran serta masyarakat dan lainnya.

Baca juga: Akademisi IPB Riset Batang Nyirih Untuk Kecantikan dan Awet Muda

2. Pendekatan struktural

Pendekatan struktural yang mencakup perbaikan alur sungai, perkuatan tebing, pengambilan sedimen, penanggulangan erosi tebing sungai, pembangunan IPAL domestik komunal, pemasangan perangkap sampah, pemasangan pengukur muka air dan lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.