Kompas.com - 08/11/2020, 13:51 WIB

KOMPAS.com - Dua mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Wildan Zulfa Abdurrohman (Fakultas Teknik 2018) dan Muhammad Rifai Hasbi (Fakultas Kedokteran Gigi 2019) merancang Sekolah Terapung, sebuah inovasi yang memanfaatkan kapal nelayan untuk mempermudah masyarakat pesisir mengakses pendidikan.

“Inovasi ini menitikberatkan pada simulasi ruang kelas yang diciptakan di atas sebuah kapal yang dapat bergerak menyusuri perkampungan pesisir," papar Wildan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (7/11/2020).

Gagasan untuk inovasi ini, kata dia, penting untuk mengatasi permasalahan sulitnya akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah pesisir karena keterbatasan sekolah serta ketidakmampuan masyarakat mengikuti mekanisme pembelajaran daring yang telah ditetapkan.

Baca juga: UI Terbaik di Indonesia Versi U.S News & World Report

Rancangan inovasi tersebut dituangkan dalam esai berjudul “Inovasi Sekolah Terapung Berbasis Pemanfaatan Kapal Nelayan dalam Memperluas Akses Pendidikan di Wilayah Pesisir Nusantara” dan berhasil meraih Juara Tiga dalam ajang Lomba Esai Nasional “Inovasi Kemaritiman Pada Masa Pandemi” Kompetisi Nasional Kemaritiman 2020 pada Oktober lalu.

Dalam rancangannya, kedua mahasiswa UI ini menggunakan kapal purse seine, salah satu jenis kapal penangkap ikan yang mayoritas dipakai oleh nelayan Indonesia, sebagai Sekolah Terapung.

Kapal tersebut dimodifikasi agar sesuai dengan bentuk simulasi ruang kelas, yang dapat bergerak dari satu pulau ke pulau lainnya.

Bagian ruang kerja kapal dapat diubah menjadi ruang kelas lengkap yang dapat menampung sekitar 20 siswa dengan area belajar siswa, guru, papan tulis, dan rak buku pada bagian belakang gudang kapal.

Baca juga: 4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang Ilmu Kesehatan Versi THE WUR 2021

“Untuk mendirikan sekolah terapung ini, masyarakat pesisir dapat memanfaatkan kapal nelayan yang sudah tidak digunakan. Salah satu jenis kapal yang dapat dimodifikasi menjadi sekolah terapung adalah jenis purse seine,” kata Wildan lebih lanjut.

Bahkan, dengan penerapan protokol kesehatan, kelas dapat dilangsungkan dengan aman bahkan dalam pandemi.

Hasbi menambahkan, Sekolah Terapung yang digagas merupakan konsep sekolah yang dapat diakses secara mudah oleh anak-anak di pesisir, pulau kecil yang tidak memiliki gedung sekolah, tanpa harus menempuh jarak jauh dari rumah mereka ke sekolah di pulau besar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.