Kompas.com - 17/11/2020, 08:56 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 tak hanya dihadapi oleh orang dewasa saja. Tetapi, anak usia dini juga terdampak. Bahkan anak lebih rentan untuk stres akibat pandemi.

Sebab, usia dini adalah usia dimana anak senang bermain dengan teman-temannya. Namun karena pandemi, mereka dibatasi dalam bermain dengan teman-temannya dan hanya bermain di rumah bersama orang tuanya.

Karena itu, jangan heran dan kaget, berbagai survei menunjukkan banyak anak bosan dengan situasi pandemi ini.

Agar kesehatan mental anak usia dini tetap terjaga selama pandemi, maka pendidik atau guru dan orang tua harus berkolaborasi.

Pada webinar bertajuk "Mengelola Kesehatan mental AUD di masa pandemic Covid-19" yang digelar Paudpedia, pada Sabtu (14/11/2020), dikupas hal tersebut.

Baca juga: 7 Tips agar Anak Menghormati Keragaman

Guru dan orangtua kolaborasi

Menurut Santi Ambarrukmi, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) PAUD Kemendikbud, pendidik dan orang tua harus berkolaborasi untuk menjaga kesehatan mental anak usia dini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Proses pembelajaran berorientasi pada kualitas, tidak perlu menghabiskan kurikulum, tapi lebih pada kecakapan hidup sehari-hari. Orang tua sebaiknya fokus pada keunikan masing-masing anak dalam belajar," ujarnya seperti dikutip dari laman Ruang Guru PAUD Kemendikbud, Senin (16/11/2020).

Jika anak merasa senang dan bahagia, maka kesehatan mentalnya terjaga. Tentu karena:

  • berada dalam lingkungan yang aman
  • merasa diperhatikan
  • disayang
  • dihargai
  • dipercaya oleh orang-orang dewasa di sekitarnya

Dampaknya, anak dapat belajar dengan baik, memecahkan masalah, dan bangkit dari situasi yang sulit, mengelola dan mengekspresikan emosi dengan cara yang positif, serta memiliki hubungan yang baik dengan orang lain.

Tak hanya itu saja, menjaga kesehatan mental anak juga bisa dengan menghindarkan anak dari kejadian yang traumatis dan sedih.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.