Kompas.com - 27/11/2020, 11:29 WIB
Saluran irigasi di Kampung Mrican, Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang dahulu dipenuhi sampah kini disulap menjadi tempat budi daya ikan, Kamis (22/10/2020). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOSaluran irigasi di Kampung Mrican, Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang dahulu dipenuhi sampah kini disulap menjadi tempat budi daya ikan, Kamis (22/10/2020).
|

KOMPAS.com - Bagi petani ikan, setiap tahun pasti pernah mengalami kendala. Salah satunya banyak ikan yang mati dengan banyak penyebab.

Biasanya, kematian massal ikan disebabkan oleh bakteri, virus, cendawan dan parasit. Hal ini menjadi kendala besar dalam budidaya ikan.

Melansir laman IPB University, Kamis (26/11/2020), diperkirakan kerugian ekonomi yang diakibatkan oleh penyakit mencapai Rp 5,2 triliun pertahun.

Sementara itu, vaksin yang tersedia pada umumnya berasal dari luar negeri yang memiliki risiko tidak sama dengan isolat bakteri atau virus yang ada di Indonesia. Sehingga hasilnya tidak sepenuhnya efektif.

Baca juga: Akademisi Unair: Nutrisi pada Ikan Berpotensi Cegah Infeksi Virus

Kembangkan vaksin isolat lokal

Karenanya, Guru Besar IPB University dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Prof. Dr. Sukenda melakukan penelitian.

Menurutnya, penggunaan isolat lokal, yang diisolasi dari ikan-ikan sakit pada saat terjadi wabah penyakit, untuk pembuatan sediaan vaksin merupakan solusi yang realistik dan prospektif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, penyebab penyakit dapat dikendalikan karena jenis bakteri atau virus yang digunakan sesuai (homolog) dengan vaksin yang dibuat.

"Tim peneliti vaksin dari Departemen Budidaya Perairan FPIK IPB University telah berhasil mengembangkan vaksin dari isolat lokal," ujarnya seperti dikutip dari laman IPB University.

Adapun vaksinnya ialah vaksin Streptococcus iniae, vaksin Streptococcus agalactiae, vaksin Aeromonas hydrophila, dan vaksin Mycobacterium fortuitum baik dalam sediaan tunggal maupun campuran.

Vaksin tersebut mampu meningkatkan kekebalan ikan terhadap infeksi patogen. Selain vaksin untuk penyakit bakterial, vaksin untuk penyakit viral juga telah kami kembangkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X