Kompas.com - 04/02/2021, 21:24 WIB
Konferensi pers Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Polimedia Tahun Akademik 2021/2022 yang digelar 4 Februari 2021. DOK. POLIMEDIAKonferensi pers Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Polimedia Tahun Akademik 2021/2022 yang digelar 4 Februari 2021.

KOMPAS.comPoliteknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk 14 Program Studi dengan jenjang S1 Terapan/Diploma 4 (D4) dan Diploma 3 (D3).

Hal ini disampaikan dalam konferensi pers "Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Polimedia Tahun Akademik 2021/2022" yang digelar 4 Februari 2021.

Melalui rilis resmi, Direktur Polimedia, Purnomo Ananto, menjelaskan ke-14 program studi tersebut terbagi dalam empat jurusan, diantaranya: Jurusan Teknik Grafika, Jurusan Penerbitan, Jurusan Desain, dan Jurusan Pariwisata.

Polimedia saat ini memiliki tiga kampus, yakni Kampus Utama di Jakarta, Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) yang berada di Medan dan Makassar untuk memenuhi kebutuhan pendidikan vokasi di wilayah barat dan timur.

Jalur penerimaan yang dibuka diseleksi secara nasional, untuk S1 Terapan/D4 melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang diadakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Sedangkan untuk D3 melalui Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) dan Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri (SBMPN) yang diselenggarakan oleh Forum Direktur Politeknik Negeri Indonesia (FDPNI).

 

Selain melalui jalur nasional, Polimedia juga membuka untuk Ujian Mandiri untuk memenuhi kuota mahasiswa baru.

Baca juga: Calon Mahasiswa, Ini 8 Tips Anti Salah Pilih Jurusan

Kerja sama industri

"Iklim pendidikan nasional yang berbeda saat ini menimbulkan adanya perubahan-perubahan kebijakan," jelas Direktur Polimedia, Purnomo Ananto.

Polimedia sebagai lembaga perguruan tinggi di bawah Kemendikbud saat ini dalam proses penerapan kebijakan Kampus Merdeka, Merdeka Belajar yang memberikan opsi dan hak kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus.

"Hal ini menuntut respon yang cepat dan tepat bagi pengelola perguruan tinggi dalam menyesuaikan kurikulum berbasis industri," tegasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X