Setelah Vaksin untuk Guru, Perlukah Vaksin untuk Peserta Didik?

Kompas.com - 25/02/2021, 15:55 WIB
Pemerintah menargetkan vaksinasi Covid 19 untuk lima juta pendidik dan tenaga kependidikan bisa selesai pada Juni 2021. Sebelum pembelajaran tatap muka dibuka normal kembali, siswa juga harus diprioritaskan mendapat vaksin tersebut. DOK. TANOTO FOUNDATIONPemerintah menargetkan vaksinasi Covid 19 untuk lima juta pendidik dan tenaga kependidikan bisa selesai pada Juni 2021. Sebelum pembelajaran tatap muka dibuka normal kembali, siswa juga harus diprioritaskan mendapat vaksin tersebut.

 

Oleh: Supardi | Kepala SMPN 2 Kendal, Jawa Tengah

KOMPAS.com - Sejak dicanangkan 13 Januari 2021 oleh Presiden Joko Widodo, vaksinasi Covid-19 mulai dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia secara bertahap dan masif.

Vaksinasi untuk pendidik dan tenaga kependidikan telah dimulai pada 24 Februari 2021. Targetnya, bulan Juni lima juta pendidik dan tenaga kependidikan bisa selesai ikut vaksin, agar nanti di awal semester bulan Juli, pembelajaran tatap muka dapat segera dilaksanakan.

Pertanyaannya kini, bagaimana dengan peserta didik yang akan masuk sekolah?

Mereka akan berinteraksi dengan guru dan siswa-siswa lainnya sehingga siswa juga perlu mendapatkan prioritas diberikan vaksin.

Ada anggapan kemampuan fisik peserta didik secara umum mempunyai imun yang tinggi terhadap Covid 19, tapi masih ada kemungkinan mereka termasuk golongan OTG (orang tanpa gejala).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama peserta didik belum mendapatkan vaksin, maka proses belajar mengajar secara tatap muka masih sangat riskan untuk dilaksanakan.

Jika hal ini tidak diantisipasi, sekolah bisa jadi kluster baru dalam penularan Covid 19, dan keberadaan proses belajar mengajar di sekolah menjadi berbahaya bagi seluruh warga sekolah.

Baca juga: Mendikbud: Presiden Minta Semua Guru Dapat Vaksin

Solusi pembelajaran sambil menunggu vaksin

Salah satu solusi yang bisa dilakukan selagi menunggu vaksin adalah dengan melakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat.

Pembiasaan memakai masker, mencuci tangan sebelum dan sesudah pembelajaran, dan menghindari kerumunan, dan menjaga jarak dengan orang lain harus konsisten dijaga oleh semua warga sekolah.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.