Kompas.com - 07/04/2021, 13:29 WIB
Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi (Diksi) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Wikan Sakarinto saat meresmikan gedung baru Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) yang berlokasi di Desa Taloarane I, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (6/4/2021). DOK. Humas KemdikbudDirektur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi (Diksi) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Wikan Sakarinto saat meresmikan gedung baru Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) yang berlokasi di Desa Taloarane I, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (6/4/2021).

Olly menambahkan, guna menciptakan kualitas SDM yang baik, maka diperlukan fasilitas yang memadai pula.

“Kalau cuma menciptakan pendidikan tanpa menyiapkan tempat untuk orang-orang yang kita didik, ya akan jadi percuma,” ucapnya.

Menurut dia, pemerintah pusat dan pemerintah provinsi memiliki misi yang sama untuk membangun dari pinggiran.

“Karena tugas pemerintah adalah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk meningkatkan SDM, sekaligus meningkatkan pendapatan,” kata Olly.

Kembangkan kebaharian

Pada kesempatan tersebut, Direktur Polnustar Frans Gruber Ijong juga turut menjelaskan bahwa pemberian nama Polnustar pada lembaga pendidikan tinggi itu dimaksudkan untuk mempertegas keberadaannya pada kawasan pulau-pulau kecil yang tersebar di wilayah perbatasan Indonesia.

Selain itu, dipilihnya nama tersebut juga untuk mengantisipasi berbagai bidang ilmu yang akan dikembangkan ke depan, khususnya berwawasan kebaharian yang merupakan ciri khas program pendidikannya.

Baca juga: Bantuan Kuota Internet dari Kemdikbud Mulai Cair Besok, Ini Perinciannya...

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Polnustar mengusung visi menjadi politeknik modern berwawasan kebaharian, mandiri, unggul, dan berdaya saing,” jelasnya.

Ia mengatakan, dengan jumlah mahasiswa terdaftar sebanyak 658 orang pada 2020 dan lulusan mencapai 2.556 orang yang tersebar di berbagai bidang pekerjaan, Polnustar kini menyelenggarakan program D3 pada tiga jurusan dan lima program studi.

Program D3 dan program studi tersebut, yaitu Jurusan Kesehatan (PS Keperawatan), Jurusan Perikanan dan Kebaharian (PS Teknologi Penangkapan Ikan, PS Teknologi Pengolahan Hasil Laut, PS Teknologi Budidaya Ikan), dan Jurusan Teknik Komputer dan Komunikasi (PS Sistem Informasi).

“Semua prodi sudah terakreditasi sangat baik, dan pada 26-27 Maret 2021 lalu kami telah melakukan akreditasi institusi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT). Semoga mendapatkan hasil sangat baik,” ujarnya.

Baca juga: INFOGRAFIK: Bantuan Kuota Internet Gratis Kemdikbud 2021

Polnustar sendiri kini telah memiliki tiga lokasi kampus, yakni Tahuna, Manganitu, dan pusat budidaya ikan laut di Teluk Talengen.

Adapun peresmian kampus anyar itu terdiri atas dua gedung yang didanai oleh proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran (TA) 2020 yang dimulai pada 20 Maret 2020 lalu.

“Terima kasih kepada Dirjen Diksi dan Gubernur Sulut yang meresmikan fasilitas pendidikan yang megah ini setelah penantian hampir sepuluh tahun. Semoga dari kampus Polnustar akan lahir generasi cerdas dan terampil untuk Indonesia maju,” harapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.