Kompas.com - 07/04/2021, 15:42 WIB
Promo Survei Gramedia DOK. GramediaPromo Survei Gramedia

Berbagai jenis lokakarya juga rutin digelar oleh Kok-Bisa?, seperti “Akademi Edukreator” dan “Kelas Kok Bisa”. Dengan total lebih dari 3 juta pengikut di internet, Kok Bisa adalah media edukasi terbesar di Indonesia.

Beragam Fakta tentang Pencarian Alien

Di buku Ada Alien di Luar Angkasa? ini ada banyak bahasan terkait kehidupan di luar angkasa. Mulai dari mengulik pandangan para nenek moyang manusia akan jagat raya. Contohnya, seperti Piramida Giza yang dibangun tepat berdasarkan susunan bintang di Sabuk Orion, atau ratusan Garis Nazca yang salah satunya membentang lebih dari 300 meter, alias setara dengan 30 bus yang berjejer.

Semakin berkembangnya teknologi, maka turut berkembanglah rasa penasaran kita. Berdirilah SETI (Search for Extraterrestrial Intelligence), kelompok yang tujuan utamanya adalah mencari kehidupan di luar bumi dengan menjalankan banyak program.

Contohnya adalah SETI@home. Lewat program ini, masyarakat umum bisa meminjamkan komputer rumahan mereka untuk membantu menganalisis data yang SETI miliki. Meski sayangnya, tahun 2020 lalu program ini dihentikan karena tantangan dari segi teknologi.

Selain berisi tentang pencarian alien, buku ini juga membahas hipotesis-hipotesis dari pertanyaan “Dari luasnya alam semesta, kenapa sulit sekali menemukan peradaban alien?” atau yang biasa dikenal dengan Fermi Paradox. Mungkin, jawabannya adalah peradaban lain “sibuk” dengan planet asal mereka. Atau mungkin mereka merasa, perjalanan antarbintang terlalu sulit dan tak ada untungnya.

Baca juga: Yuk Mengenal Leonardo da Vinci di Buku Why People? Leonardo da Vinci

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Atau bahkan mungkin, kita salah memilih “alat” berkomunikasi. Sejauh ini, kita hanya mencoba mendeteksi sinyal radio dari luar angkasa, tetapi bisa saja alien pakai sinyal jenis lain yang kita tidak tahu. Fermi Paradox masih memiliki banyak misteri dan hipotesis lain, dan umat manusia belum memiliki jawaban yang pasti hingga hari ini. Di buku inilah pembahasan tentangnya akan dibahas lebih dalam.

Tapi, bisa saja ada dari kita yang malah bertanya, “Apa sih gunanya mencari-cari alien?” Mungkin jawabannya bisa dilihat dari ucapan astronomer Lucianne Walkowicz.

“Memandangi langit luar negeri, dapat membuat kita merasa jadi warga dunia. Mengetahui cara pergi ke planet-planet yang jauh, dapat membuat kita jadi warga alam semesta.”

Ditambah lagi, selain memenuhi rasa penasaran kita, banyak teknologi terkini yang muncul karena usaha kita menjelajah luar angkasa. Dan tentu saja, rasa penasaran ini membuat banyak orang berkreasi dan melahirkan banyak karya film luar angkasa seru, seperti Star Trek, The Martian, sampai Interstellar.

Buku ini membawa misi besar yang sama dengan konten-konten Kok-Bisa? sampai l membuat masyarakat terus punya rasa penasaran dan terus bertanya. Nyalakan kembali percikan rasa ingin tahu di dalam diri teman-teman, mulai dari sekarang!

Tautan: https://www.gramedia.com/products/ada-alien-di-luar-angkasa

Ingin beli buku/komik ini tetapi dompet tetap aman? Klik ini: http://bit.ly/voucher_artikel

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.