Kompas.com - 13/06/2021, 20:34 WIB
Ilustrasi seorang anak ikut memasak bersama ibunya di dapur. Dok. ThinkStockIlustrasi seorang anak ikut memasak bersama ibunya di dapur.

KOMPAS.com - Memasuki masa liburan sekolah masih di tengah masa pandemi bukan berarti jadi tidak menyenangkan. Ada berbagai kegiatan bersama yang dapat dilakukan orangtua dan anak agar liburan tetap mengasyikan.

Salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah berkreasi membuat aneka dessert atau aneka hidangan yang mudah dan menyenangkan.

“Berkreasi dengan makanan dapat memberikan rasa kepuasan tersendiri atas pencapaian yang dilakukan. Selain menyenangkan dan tetap membuat kita sibuk, ternyata membuat kue dapat membantu menjaga kesehatan mental apalagi di tengah pandemi seperti saat ini,” ujar Sri Utami, Marketing Manager PT Gandum Mas Kencana, produsen Haan Instant Premix melalui rilis resmi (13/6/2021).

Selain menghasilkan beragam camilan lezat, berkreasi membuat dessert bersama anak ternyata dapat memberikan beragam manfaat. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa manfaat yang dapat dipetik:

Baca juga: Liburan Sekolah, Ajak Si Kecil Menghias Kue Bersama Kompas.com

1. Melepas stress

Salah satu studi tentang dampak membuat kue pada kesehatan mental menemukan bahwa aktivitas ini membantu seseorang untuk memiliki tujuan, lebih terstruktur dan meningkatkan motivasi. Dengan membuat kue banyak kegiatan fisik yang terjadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mulai dari mengumpulkan bahan, menimbang, menguleni adonan hingga membentuknya menjadi sesuatu yang cantik dan menikmatinya saat sudah jadi terbukti sebagai stress reliever yang dapat meredakan ketegangan," jelas Sri Utami lebih lanjut.

2. Belajar berproses

Aktivitas membuat itu membutuhkan proses pasti. Mulai dari pengolahan bahan hingga benar-benar menjadi camilan siap saji.

Langkah-langkah ini juga membutuhkan kesabaran dan ketelitian yang dapat membantu seseorang merasa terpusat dan fokus,” papar Sri Utami yang akrab disapa Uut.

Mulai langkah awal hingga terakhir tentu akan membuat anak mengerti cara berproses. Tetap berikan pengawasan dan bantu anak ketika mereka mengalami kesulitan. 

3. Mambangun kreativitas

Membuat kue menuntut anak menggunakan imajinasi dengan berbagai macam bentuk. Misal, satu tren dessert yang viral adalah No Bake Cake, Serradura, dan yang terbaru Korean Lunch Box Cake.

Orangtua dapat mengajak anak bermain warna, tekstur hingga pemberian topping di atas kue. Atau membuat sendiri kue ulang tahun berukuran mini dengan polesan whipped cream dan hiasan minimalis.

Biarkan mereka berkreasi dengan kue ciptaannya sendiri karena ini akan membentuk diri saat hasil kuenya selesai. Yah, membebaskan kreativitas anak bisa membuat dirinya lebih bahagia dengan aktivitas memasak di rumah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.